Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani usai rapat paripurna bahas KEM PPKF 2026/RMOL

Politik

Sri Mulyani Bungkam soal Pergantian Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai

SELASA, 20 MEI 2025 | 14:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memilih bungkam ketika ditanya awak media tentang kabar pencopotan Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai sebagai buntut dari mandeknya pemasukan keuangan negara.

Pantauan RMOL usai rapat paripurna di Gedung Nusantara II, Komplek DPR RI, Senayan, Selasa, 20 Mei 2025. Sri Mulyani tidak menanggapi pertanyaan awak media yang menanyakan soal pergantian Dirjen Pajak dan Dirjen Bea cukai yang berlangsung hari ini.

Dirjen Bea Cukai Askolani telah menjabat sejak 12 Maret 2021. Sedangkan Dirjen Pajak telah dipercayakan kepada Suryo Utomo sejak 1 November 2019.


Penerimaan kepabeanan dan cukai hanya mencapai Rp77,5 triliun pada Maret 2025, setara 25,6 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sementara kinerja penerimaan pajak meningkat dari Rp187,8 triliun pada Februari menjadi Rp 322,6 triliun pada Maret 2025. 

Kemenkeu mencatat terjadi rebound atau pembalikan pada Maret berkat pertumbuhan penerimaan pajak penghasilan (PPh) 21 serta pajak pertambahan nilai (PPN) dalam negeri (DN). 

Perbaikan administrasi perpajakan dan implementasi Coretax juga disebut mendorong pemulihan kinerja pajak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Letjen TNI Djaka Budi Utama yang kini menjabat Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (BIN) disebut-sebut akan menjadi pengganti Askolani sebagai Dirjen Bea Cukai.

Kemudian Bimo Wijayanto yang merupakan mantan tenaga ahli utama Kedeputian II Kantor Staf Presiden (KSP) serta bekas Asisten Deputi Investasi Strategis di Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi digadang-gadang bakal ditunjuk sebagai Dirjen Pajak yang baru.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya