Berita

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi/Ist

Politik

Istana Jamin Win-win Solution Tuntutan Aksi Ojol

SELASA, 20 MEI 2025 | 12:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pihak Istana kepresidenan ikut angkat bicara, terkait aksi unjuk rasa Pengemudi ojek online (ojol) di berbagai daerah hari ini, Selasa, 20 Mei 2025.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi mengatakan, pemerintah menyambut baik langkah para pengemudi ojol untuk menyuarakan apsirasinya dengan turun ke jalan.

"Aksi itu dalam negara demokrasi akan selalu ada, orang yang ingin menyampaikan keinginannya salah satu caranya adalah seperti itu. Itu hak konstitusional yang tidak bisa kita larang," ujar Hasan di Kantor Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa pagi, 20 Mei 2025.


Dia memastikan, pemerintah akan menampung tuntutan dari para ojol yang berdemo. Muatan intinya adalah terkait dengan penerapan pemotongan tarif order penumpang yang diperoleh ojol mencapai 50 persen.

"Aspirasi-aspirasi itu nanti sama Kementerian/Lembaga terkait itu akan diolah," katanya memastikan.

Sebagai salah satu buktinya, Hasan menyebutkan kementerian terkait telah memastikan tindak lanjut dari aksi unjuk rasa yang akan berlangsung hari ini.

"Kementerian Perhubungan sudah kasih statement, bahwa mereka terbuka untuk aspirasi-aspirasi perbaikan aturan dan segala macamnya," urainya.

Lebih lanjut, pendiri lembaga survei Cyrus Network itu memastikan aksi unjuk rasa ratusan ribu ojol di Jakarta maupun daerah-daerah lain tidak akan merugikan siapapun.

Sebab, dia menjamin langkah pemerintah untuk merespons aksi para ojol hari ini adalah dengan pertimbangan-pertimbangan yang matang.

"Supaya semuanya baik. Bisnis bisa baik, masyarakat juga bisa terlayani dengan baik, kemudian teman-teman ojol juga hidupnya semakin baik," ucapnya.

"Jadi kita cari win-win solution-nya," demikian Hasan menutup.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya