Berita

Politikus Partai Demokrat, Andi Arief/Ist

Politik

Berikut Resolusi Reformasi Mei 2025 yang Digagas Andi Arief

SELASA, 20 MEI 2025 | 11:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Segelintir orang dianggap masih tetap menguasai ekonomi di era Reformasi saat ini.

Dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mempertahankan demokrasi dan mendisiplinkan segelintir penguasa ekonomi menjadi resolusi peringatan Reformasi Mei 2025.

Hal itu disampaikan politikus Partai Demokrat, Andi Arief dalam tulisannya di akun media X @Andiafief__pada Selasa, 20 Mei 2025.


Awalnya, Andi Arief menyimpulkan hasil dari Orde baru ke Orde Reformasi usai 1998 hingga kini yang struktur dan kekuasaan politiknya berubah drastis.

"Namun struktur ekonomi hanya sedikit bertambah kelas menengah. Segelintir orang masih tetap menguasai ekonomi," kata Andi Arief seperti dikutip Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL.

Untuk itu, lanjut dia, sebagai resolusi Reformasi Mei 2015, diperlukan dukungan terhadap Presiden Prabowo untuk mempertahankan demokrasi dan mendisiplinkan segelintir penguasa ekonomi untuk tidak memikirkan kepentingannya sendiri.

"Apa yang sudah didapat dengan cara tidak lazim, dikembalikan secara baik-baik sampai kenyataan menunjukkan lain," tuturnya.

Bukan hanya itu, pentolan aktivis 98 ini pun menyinggung soal tujuan bernegara terkait dengan korupsi.

"Korupsi harus diberantas, tetapi tujuan bernegara bukan memberantas korupsi, melainkan untuk kemakmuran dan kemajuan rakyat," pungkas Andi Arief.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya