Berita

Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dian Sandi Utama di Polda Metro Jaya pada Senin, 19 Mei 2025/Ist

Hukum

Kader PSI Klaim Ijazah Jokowi Asli Foto Kiriman Teman, Kaesang Disebut

SELASA, 20 MEI 2025 | 04:01 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama menjalani pemeriksaan selama lima jam di Polda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi terkait unggahan foto ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo di akun media sosial pribadinya, Senin 19 Mei 2025.

Dian mengatakan, foto ijazah Jokowi yang diunggahnya di akun X bersumber dari kiriman foto seorang temannya.

Ia juga membantah adanya arahan dari pihak mana pun, termasuk dari Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep maupun Jokowi sendiri, saat mengunggah foto diduga ijazah Jokowi di akun X @DianSandiU pada tanggal 1 April 2025. 


"Saya tidak diberikan oleh Kaesang (anak Jokowi), tidak diberikan oleh Jokowi, atau UGM. Itu saya dikirimkan teman (berupa) dokumen digital, sudah melalui salinan beberapa kali sampai di tangan saya," kata Dian di Polda Metro Jaya.

Dalam unggahan tersebut, Dian mengklaim foto tersebut adalah ijazah asli Jokowi yang dikeluarkan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Namun dalam pemeriksaan hari ini, keaslian ijazah tersebut merupakan klaim pribadinya. 

Dian juga masih meyakini dokumen tersebut merupakan ijazah asli Jokowi karena pernah diunggah oleh UGM pada tahun 2022.

"Foto itu pernah di-posting UGM 2022. (dokumen miliknya) Identik dengan yang dikeluarkan oleh UGM. Itu yang membuat saya menulis bahwa itu asli," kata Dian.

Di sisi lain, Dian memastikan tidak memiliki hubungan pribadi dengan Jokowi di luar acara formal PSI. Dia hanya mengenal Jokowi sebagai presiden dan mengaku pernah bertemu dalam forum partai pada 2022 dan 2023.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya