Berita

Potongan flyer undangan Sarasehan Peringatan Reformasi 1998/Ist

Politik

Sarasehan Peringatan Reformasi 98 Bakal Dihadiri Hariman Hingga Puan

SENIN, 19 MEI 2025 | 13:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Reformasi 1998 telah menjadi bagian dari jejak sejarah Indonesia. 27 tahun lalu, pada 21 Mei 1998, Presiden Soeharto yang telah berkuasa selama 32 tahun menyatakan berhenti sebagai Presiden. 

Indonesia berubah dari sistem yang otoriter menjadi negara yang menganut sistem demokrasi. 

“Kami menilai sepanjang  27 tahun reformasi itu, Indonesia telah mencapai demokratisasi, terutama demokrasi politik. Indonesia menerapkan pemilihan langsung Presiden, Gubernur, Bupati, Wali Kota, Kepala Desa, DPR-RI, DPR-D dan DPD-RI. Kemerdekaan berserikat mendirikan partai politik hingga ormas dan serikat pekerja dijamin. Demikian juga kemerdekan berpendapat dan kemerdekaan pers juga berjalan,” tulis rilis Fasilitator Sarasehan Peringatan Reformasi 1998 yang diterima redaksi, Senin, 19 Mei 2025. 


Mereka memandang sepanjang 27 tahun reformasi itu, rakyat telah menikmati demokrasi politik, tentu dengan berbagai kritik terkait demokrasi politik yang dibajak oleh pemodal. 

Demikian juga kritik terkait money politic dalam setiap pelaksanaan pemilihan umum, baik Pilpres, Pileg maupun Pilkada dan Pilkades.

“Kami memandang demokrasi politik yang telah dicapai tersebut harus menjadi modal dasar dalam melakukan akselerasi demokrasi ekonomi. Namun, ibarat lokomotif yang menarik gerbong sejarah, kita membutuhkan transformasi demokrasi ekonomi untuk menjamin akses seluruh rakyat terhadap sumber-sumber kekayaan untuk hajat hidup orang banyak,” jelasnya.

Reformasi 1998 memang telah mengundang datangnya liberalisasi ekonomi yang ditandai dengan penandatanganan Letter Of Intent (LOI) antara pemerintah Indonesia dengan IMF. Masuknya IMF dengan LOI ketika itu menuai banyak kritik. 

Pendapat sejumlah pakar ekonomi politik menilai telah menjauhkan gerbong demokratisasi ekonomi dari lokomotif penggerak sejarah peradaban bangsa.

“Karena itu kami dari aktivis 1998 dari berbagai kelompok dan daerah akan menggelar Sarasehan Aktivis Lintas Generasi dengan tema Dari Demokrasi Politik menuju Transformasi Demokrasi Ekonomi. Maksud dari tema sarasehan ini adalah untuk ‘Mencari Alur Demokrasi Ekonomi dari Reformasi Kita’. Sarasehan ini digelar pada hari Rabu, 21 Mei 2025, jam 12 hingga selesai di Hotel JS Luwansa, Jl Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan,” jelasnya menambahkan.

Sejumlah tokoh pun bakal hadir. Mulai dari Ketua DPR Puan Maharani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad serta aktivis senior Hariman Siregar yang bertindak sebagai Keynote Speak. 

Sejumlah pembicara dipastikan hadir, di antaranya Rocky Gerung, Dr. Syahganda Nainggolan, Prof. DR. Robertus Robet, Andi Rahmat, Feri Amsari, Habiburokhman, Melki Laka Lena, Masinton Pasaribu, Ester Indahyani, Salamuddin Daeng dan Asfinawati.

“Acara Sarasehan Aktivis Lintas Generasi Memperingati Peristiwa 1998 ini difasilitatori oleh aktivis 1998 lintas kota, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Lampung, Medan, dll,” pungkas keterangan tersebut.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya