Berita

Tentara Suriah/Net

Dunia

Suriah Umumkan Penyatuan Seluruh Unit Militer di Bawah Kemenhan

SENIN, 19 MEI 2025 | 11:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah transisi Suriah mengumumkan langkah besar dalam restrukturisasi militer nasional dengan menyatukan seluruh unit bersenjata di bawah satu komando Kementerian Pertahanan. 

Langkah ini diumumkan oleh Menteri Pertahanan Murhaf Abu Qasra sebagai bagian dari proses penguatan kelembagaan negara pasca runtuhnya rezim Bashar Assad.

Dalam unggahan di X pribadinya, Abu Qasra mengatakan bahwa penggabungan itu dilakukan dalam waktu 10 hari ke depan. 


“Mengingat pentingnya pekerjaan kelembagaan, kami menekankan perlunya kelompok militer kecil yang tersisa untuk bergabung dengan kementerian dalam waktu 10 hari sejak pengumuman ini,” cuitnya, seperti dimuat Middle East Monitor pada Senin, 19 Mei 2025. 

Ia menegaskan bahwa pihak yang menolak penyatuan dalam waktu yang ditentukan tersebut akan mendapat hukuman. 

“Setiap penundaan dalam hal ini akan memerlukan tindakan yang tepat sesuai dengan hukum yang berlaku," tegas Abu Qasra. 

Langkah ini dipandang sebagai kelanjutan dari kesepakatan bersejarah pada 24 Desember tahun lalu, ketika seluruh faksi bersenjata di Suriah setuju untuk membubarkan diri dan tunduk pada Kementerian Pertahanan dalam pertemuan nasional di Damaskus. 

Kesepakatan itu dipimpin oleh Presiden transisi Ahmad al-Sharaa, yang menggantikan Bashar Assad usai penggulingan kekuasaannya akhir tahun lalu.

Setelah hampir 25 tahun memerintah dengan tangan besi, Bashar Assad melarikan diri ke Rusia pada 8 Desember 2024. 

Kejatuhannya menandai berakhirnya dominasi Partai Baath yang telah berkuasa sejak 1963, dan membuka jalan bagi pembentukan pemerintahan transisi yang didukung oleh sejumlah kelompok oposisi dan komunitas internasional.

Presiden transisi Ahmad al-Sharaa, mantan tokoh penting dalam pasukan anti-rezim, diangkat secara resmi pada akhir Januari 2025. 

Pemerintahannya berupaya mengakhiri fragmentasi kekuasaan militer dan membangun struktur negara yang lebih terpusat dan sah secara hukum.

Pemerintah transisi kini menghadapi tantangan besar dalam menata ulang institusi sipil dan militer, menata ekonomi yang hancur akibat perang, serta membangun kembali kepercayaan publik dan komunitas internasional. 

Penyatuan struktur militer dianggap sebagai salah satu langkah paling krusial dalam peta jalan menuju pemilu demokratis dan rekonsiliasi nasional yang menyeluruh.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya