Berita

Nangka/Fresh Plaza

Bisnis

China Perketat Aturan Impor, Harga Nangka Vietnam Anjlok

SENIN, 19 MEI 2025 | 09:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Petani nangka di Vietnam sedang menghadapi masa sulit. Harga nangka jenis Thailand yang dibudidayakan di sana turun drastis menjadi hanya sekitar Rp2.500 hingga Rp6.200 per kilogram. 

Penyebab utama penurunan harga adalah aturan impor baru dari China yang lebih ketat, terutama terkait kandungan zat berbahaya dan sisa pestisida.

Di wilayah penghasil utama nangka seperti Ben Tre dan Tien Giang di Delta Mekong, harga nangka berkualitas pun ikut turun. Padahal sebelumnya, daerah ini sangat menguntungkan bagi para petani.


Hung, seorang petani lokal yang memiliki 40 pohon nangka, mengatakan ia baru saja menjual tiga ton nangka dengan harga sangat murah—bahkan tidak menutup biaya produksi.

"Kalau harga tetap serendah ini, keluarga saya bisa rugi besar tahun ini," ujarnya, dikutip dari FreshPlaza, Senin, 19 Mei 2025.

Selain harga jual yang merosot, petani juga menghadapi beban dari naiknya biaya pupuk dan upah tenaga kerja. Sementara itu, standar kualitas dari China sebagai pasar utama semakin tinggi. Belum lagi, petani juga harus bersaing dengan buah musiman lain seperti semangka, leci, mangga, dan manggis.

Akibat kondisi ini, ekspor nangka Vietnam pada kuartal pertama tahun 2025 turun 13 persen dibanding tahun lalu, menjadi 70 juta Dolar AS.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya