Berita

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana/Ist

Global

Istana: Hari ini Prabowo Dijadwalkan Bertemu Raja dan PM Thailand

SENIN, 19 MEI 2025 | 09:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto akan memulai kunjungan kenegaraan resmi di Thailand pada Senin pagi, 19 Mei 2025. 

Menurut Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, kunjungan ini menandai langkah penting dalam mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Thailand di berbagai bidang strategis.

“Dalam rangka kunjungan resmi Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto ke Thailand, beliau akan melakukan serangkaian agenda penting dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia dengan Thailand,” ujarnya kepada awak media. 


Dikatakan Yusuf, sekitar pukul 09.30 waktu setempat Prabowo akan melakukan audiensi resmi dengan Raja Thailand, Raja Vajiralongkorn, di Amphorn Royal Palace, Bangkok. 

Pertemuan tersebut menjadi simbol eratnya hubungan diplomatik kedua negara dan penghormatan tinggi dari Kerajaan Thailand kepada Indonesia.

Usai bertemu Raja Thailand, Presiden Prabowo akan melanjutkan perjalanan menuju Government House untuk mengikuti upacara penyambutan resmi yang dipimpin langsung oleh Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra. 

Upacara penyambutan akan berlangsung khidmat dengan pengumandangan lagu kebangsaan kedua negara, inspeksi pasukan jajar kehormatan, serta sesi perkenalan antar delegasi resmi.

“Upacara penyambutan resmi akan diawali dengan dikumandangkannya dua buah lagu kebangsaan dari masing-masing negara, kemudian inspeksi pasukan jajar kehormatan, kemudian diakhiri dengan perkenalan dari dua delegasi masing-masing negara,” kata Yusuf.

Selanjutnya, Prabowo dan PM Paetongtarn dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Thailand, yang akan membahas penguatan kerja sama di berbagai bidang. 

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo akan didampingi oleh sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara.

“Bapak Presiden akan didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Luar Negeri, dan juga Sekretaris Kabinet, serta Duta Besar RI di Bangkok,” tambah Yusuf.

Setelah pertemuan bilateral, kedua pemimpin dijadwalkan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang mencerminkan keseriusan kedua belah pihak dalam memperluas kemitraan. 

Rangkaian kunjungan resmi Presiden Prabowo akan diakhiri dengan jamuan santap siang resmi yang diselenggarakan di Government House.

"Sementara itu teman-teman media yang dapat kami sampaikan tentang agenda kunjungan resmi Bapak Presiden Prabowo di Thailand," tandasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya