Berita

Presiden China Xi Jinping/Net

Dunia

China Desak Pejabat Setop Hamburkan Uang Negara

SENIN, 19 MEI 2025 | 08:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah China baru saja mengeluarkan peringatan kepada semua pejabat di negara itu agar mengurangi pengeluaran yang tidak perlu, seperti biaya perjalanan dinas, makanan mewah, dan fasilitas kantor yang berlebihan.

Laporan dari kantor berita resmi Xinhua menyebutkan bahwa larangan ini juga mencakup pemborosan untuk acara resepsi, konsumsi alkohol, dan rokok.

"Pemborosan adalah sesuatu yang memalukan, sementara hidup hemat adalah hal yang terpuji," demikian bunyi pernyataan pemerintah, dikutip Senin, 19 Mei 2025.


Aturan ini merupakan bagian dari kampanye Presiden Xi Jinping yang sudah berlangsung lama, untuk menekan gaya hidup mewah di kalangan pejabat. Kampanye ini makin digalakkan karena pendapatan dari penjualan tanah menurun drastis, yang membuat anggaran pemerintah daerah semakin terbebani utang.

Sejak akhir 2023, pemerintah pusat sudah mengingatkan pejabat agar membiasakan hidup hemat. Ini juga sejalan dengan upaya Xi untuk memberantas korupsi dan gaya hidup pamer kekayaan di kalangan pejabat.

Tahun lalu, pemerintah pusat memulai langkah besar untuk menangani risiko utang pemerintah daerah. Tujuannya adalah mencegah gagal bayar dan memberi ruang agar daerah tetap bisa mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya