Berita

PDIP memberikan pembekalan kepada kepala daerah yang diusung dan menang di Pilkada 2024/RMOL

Politik

Kepala Daerah PDIP Diperintahkan Segera Penuhi Janji Kampanye

MINGGU, 18 MEI 2025 | 18:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kepala daerah yang diusung PDIP dituntut untuk segera memenuhi janji politiknya kepada masyarakat.

Untuk mewujudkannya, PDIP menggelar kegiatan pembekalan kepala/wakil kepala daerah dalam rangka menyeragamkan pemahaman agenda bersama partai.

Pembekalan tersebut juga berfungsi untuk merumuskan berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi para kepala daerah dalam merealisasikan janji-janji politiknya.


“Menggenapi seluruh janji-janji politik dalam koridor kepartaian, kita semua saling tolong-menolong, membantu, dan berbagi pengalaman. Hasil akhirnya adalah kemajuan di daerah bapak-ibu sekalian,” ujar Ketua DPP PDIP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Ganjar Pranowo di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu, 18 Mei 2025.

Di hadapan Megawati yang hadir, Ganjar memaparkan tiga topik penting yang menjadi hasil dari pembekalan tersebut. Pertama, terkait potensi daerah. Kedua, terkait tata kelola pemerintahan. Ketiga, agenda-agenda ciri khas PDIP.

"Tiga agenda ini memiliki fokus, tantangan, dan lesson learned dari masing-masing pengalaman yang telah kita bagikan,” katanya.

Pembekalan tersebut juga membahas berbagai potensi daerah, dengan fokus pada pertanian, perdagangan, pariwisata, dan logistik berdasarkan pengalaman masing-masing daerah.

Tantangan terkait sumber daya manusia (SDM), alokasi keuangan, kapasitas fiskal yang berbeda di setiap kabupaten, kota, atau provinsi, serta konektivitas dan branding juga menjadi perhatian.

“Beberapa isu tentang dukungan industri atau UMKM mencuat dari berbagai diskusi. Saya kira itu merupakan ciri khas pembelaan kita kepada masyarakat kecil," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya