Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

Pengawalan TNI di Kejaksaan Jangan Malah Bikin Kendor Pemberantasan Korupsi

MINGGU, 18 MEI 2025 | 10:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pengawalan ketat TNI kepada seluruh kejaksaan tinggi dan kejaksaan negeri diharapkan tidak mengganggu penindakan pemberantasan korupsi di instansi penegakan hukum itu.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menyinggung soal TNI ikut mengawal kejaksaan.

Politikus senior PKS itu berharap kejaksaan tidak mengendorkan semangat pemberantasan korupsi ketika dikawal ketat oleh TNI.


"Jangan sampai pengawalan itu justru membuat kinerja kejaksaan jadi tidak maksimal dalam penegakan hukum, dan pemberantasan korupsi, tapi justru dalam rangka menguatkan komitmen penegakan hukum untuk pemberantasan korupsi," kata HNW akrab disapa ketika ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Minggu, 18 Mei 2025.

Mantan Ketua MPR itu menerangkan pengawalan TNI terhadap seluruh kejaksaan di Indonesia merupakan kesepakatan internal antara kejaksaan dengan TNI AD.

"Dan menyepakati itu tentu ada dalam rangka menegakkan hukum bukan tidak sesuai dengan penegakan hukum," jelasnya.

Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto selama ini juga tidak pernah mengoreksi kesepakatan tersebut.

"Jadi bisa diartikan bahwa presiden tidak mempermasalahkan," tutupnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya