Berita

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham/RMOL

Politik

Arahan Ketum Golkar, Dukung Kapolri Tindak Tegas Oknum Preman Berkedok Ormas

SABTU, 17 MEI 2025 | 18:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan arahan agar kader Partai Golkar mendukung langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menindak tegas oknum preman berkedok organisasi masyarakat.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham merespons maraknya aksi premanisme belakangan ini.

“Ketua Umum Partai Golkar Bung Bahlil Lahadalia memberikan arahan, memberikan dukungan sepenuhnya kepada Kapolri yang untuk mengambil langkah-langkah tegas. Jadi jangan pernah negara dikalahkan oleh para preman-preman itu,” tegas Idrus kepada wartawan di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, pada Sabtu 17 Mei 2025.


Di sisi lain, Idrus juga merespons pernyataan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait ormas yang dinilai oleh sebagian orang bertentangan dengan pernyataan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.

Menurut Idrus, argumentasi keduanya berangkat dari latar belakang jabatan berbeda namun memiliki tujuan yang sama.

Dikatakan Idrus, Gibran sebagai pendamping Presiden Prabowo berpandangan dalam posisinya sebagai sebuah pengambil kebijakan.

Sementara Rosan, melihat perilaku oknum tertentu yang mengatasnamakan ormas yang melakukan penekanan bahkan pemerasan kepada pengusaha dan menghambat jalannya pembangunan termasuk tentu investor-investor yang ada di luar negeri.

“Jadi, satu sisi bicara tentang bagaimana ormas menjadi mitra pemerintah dalam rangka untuk mengakselerasi pembangunan bangsa. Sementara, Pak Rosan menyampaikan bahwa perlunya ditindak tegas terhadap oknum-oknum yang mengatasnamakan sebuah organisasi karena dianggap menghambat pembangunan,” kata Idrus.

“Saya melihat bahwa pernyataan 2 tokoh, baik Wapres maupun Mas Rosan sebagai Menteri, itu tidak ada perbedaan, bahkan sama,” imbuh mantan Menteri Sosial ini.

Sebelumnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan, perlunya peran organisasi masyarakat (ormas) baik sipil maupun keagamaan dalam pembangunan bangsa.

Pernyataan itu disampaikan Gibran saat menghadiri penutupan Muktamar ke-15 Persatuan Ummat Islam (PUI) di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jl. Pangeran Diponegoro No. 30, Medan Polonia, Kamis 15 Mei 2025.

"Saya berpesan (bahwa) peran PUI sebagai salah satu ormas Islam terbesar sangat penting untuk mendorong pemanfaatan pembangunan bagi kemajuan bersama, tidak hanya di Sumut, tapi seluruh Indonesia," ujar Gibran.

Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menegaskan sudah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan pemerintah daerah (pemda) untuk memberantas aksi premanisme ormas yang kerap menarik pungutan liar (Pungli).

Rosan menegaskan pihaknya telah mengantongi aduan langsung dari investor, walau ia tak merinci pihak mana saja yang diganggu aksi tak terpuji organisasi kemasyarakatan (ormas).

"Kami berkoordinasi dengan Kapolri dan juga dengan pemerintah daerah untuk memastikan hal-hal ini (premanisme ormas) jangan terjadilah gitu," ungkapnya usai Konferensi Pers di Kementerian Investasi, Jakarta Selatan, Selasa 29 April 2025.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya