Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Wisatawan ke Thailand Menurun Drastis, Industri Hotel Thailand Terpukul

SABTU, 17 MEI 2025 | 14:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Industri perhotelan di Thailand ikut terdampak secara tidak langsung oleh kebijakan tarif balasan (resiprokal) yang diterapkan Amerika Serikat (AS).

Sejak kebijakan tersebut diumumkan, jumlah wisatawan yang datang ke Thailand menurun. Hal ini memaksa para pemilik hotel untuk menurunkan harga atau membuat promosi yang lebih agresif di dalam negeri. 
Sementara itu, hotel-hotel Thailand yang beroperasi di luar negeri juga tidak bisa terhindar dari dampak perlambatan ekonomi global.

Perusahaan riset CGS International, anak usaha dari China Galaxy Securities yang berbasis di Beijing, memperkirakan jumlah wisatawan asing yang datang ke Thailand tahun ini hanya sekitar 34,5 juta orang, turun dari proyeksi sebelumnya 39 juta, dan lebih rendah dari 35,5 juta wisatawan tahun lalu. Untuk tahun 2026, CGS juga menurunkan proyeksinya menjadi 36,3 juta dari sebelumnya 41 juta orang.

Perusahaan riset CGS International, anak usaha dari China Galaxy Securities yang berbasis di Beijing, memperkirakan jumlah wisatawan asing yang datang ke Thailand tahun ini hanya sekitar 34,5 juta orang, turun dari proyeksi sebelumnya 39 juta, dan lebih rendah dari 35,5 juta wisatawan tahun lalu. Untuk tahun 2026, CGS juga menurunkan proyeksinya menjadi 36,3 juta dari sebelumnya 41 juta orang.

“Pengeluaran rata-rata wisatawan di Thailand diperkirakan turun 1 persen pada tahun depan dan stagnan hingga 2027, karena kondisi ekonomi global yang diprediksi melemah,” kata CGS dikutip dari Bangkok Post, Sabtu  15 Mei 2025.

Selama kuartal pertama 2025, Thailand mencatat kedatangan 9,5 juta wisatawan, naik 2 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Namun angka ini masih 12 persen lebih rendah dari periode yang sama pada tahun 2019, sebelum pandemi.

Jumlah wisatawan asal China merosot tajam sebesar 24 persen dibandingkan tahun lalu, dari 1,8 juta menjadi hanya 1,3 juta orang. Angka ini hanya setara 42 persen dari jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok pada kuartal pertama 2019, yang mencapai 3,1 juta orang.

“Kami perkirakan butuh beberapa bulan lagi sebelum terjadi peningkatan signifikan jumlah wisatawan Tiongkok ke Thailand,” kata Kasem Prunratanamala, Kepala Riset CGS.

“Ditambah dengan kondisi ekonomi global yang kurang menguntungkan akibat kebijakan tarif AS, kami memprediksi total wisatawan Tiongkok ke Thailand hanya akan mencapai 5,1 juta tahun ini , turun 25 persen dari 6,7 juta tahun lalu,” lanjutnya.

“Perlambatan ekonomi global kemungkinan akan berdampak pada sektor pariwisata di berbagai negara, bukan hanya Thailand. Hotel-hotel Thailand yang ada di luar negeri juga kemungkinan besar akan ikut terdampak," demikian Kasem.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya