Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Ist

Politik

Amien Rais:

Bintang Politik Makin Redup, Mulyono Pasti Kalah

SABTU, 17 MEI 2025 | 04:35 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Mulyono diyakini bakal menelan kekalahan dalam menghadapi beberapa gugatan, terutama terkait keaslian ijazah Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Saya lihat bintang politik Jokowi makin redup dan mulai gelap," kata Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais dalam sebuah video singkat yang dikutip dari akun X Amien Rais Official, Sabtu 17 Mei 2025.

Amien Rais mengingatkan bahwa sejatinya ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka itu sedang memainkan permainan yang akan berakhir dengan kekalahan.


"Mas Mulyono sadarkan anda sejatinya sedang memainkan permainan yang anda pasti kalah. You are playing a lossing game," kata Amien Rais.

Terbaru, advokat sekaligus pengamat sosial asal Makassar bernama Komarudin melayangkan gugatan perdata terhadap Universitas Gadjah Mada (UGM) dan sejumlah pejabat kampus  terkait ijazah Jokowi ke Pengadilan Negeri Sleman.

Gugatan itu menuduh para tergugat melakukan perbuatan melawan hukum dalam proses pengesahan ijazah Jokowi semasa kuliah di Fakultas Kehutanan UGM. 

Ada delapan tergugat, masing-masing Rektor Universitas Gadjah Mada, Wakil Rektor 1 sampai 4 UGM, Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Kepala Perpustakaan Fakultas Kehutanan UGM, dan Kasmudjo.

Amien Rais mengatakan, sidang perdana gugatan Komarudin itu akan digelar pada Kamis 22 Mei 2025 mendatang.

"Apabila Jokowi dipanggil PN Sleman sebaiknya datang dengan gagah dan penuh percaya diri dan tunjukkan kepada para wartawan ijazah aslinya supaya bisa disebarluaskan seantero Nusantara," pungkas Amien Rais.  





Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya