Berita

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

Megawati Tekankan Platform Ideologis Partai ke Kader Kepala Daerah

JUMAT, 16 MEI 2025 | 17:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, memberikan arahan penting kepada para kepala dan wakil kepala daerah dari PDIP dalam acara pembekalan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Jumat 16 Mei 2025. 

Pesan Megawati tersebut ditekankan oleh Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo, yang menjadi salah satu pembicara dalam acara tersebut.

Ganjar menyampaikan bahwa Megawati mengingatkan para kepala daerah untuk berangkat dari satu platform ideologis yang sama dan menjalankan seluruh fungsi kepartaian secara konsisten. 


“Kita harus berangkat dari platform ideologi nilai kepartaian yang sama. Dua, menjalankan fungsi-fungsi kepartaian dan melaksanakan janji politik pada saat kampanye," ujar Ganjar.

Menurut Ganjar, Megawati juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas pelayanan publik yang bisa mendorong lahirnya inovasi antarkepala daerah PDIP. 

"Tentu saja, proses pelayanan inilah yang kelak kemudian hari akan menghasilkan inovasi-inovasi yang bisa dibagikan, sehingga diantara para kepala daerah ini, wabil khusus yang dari PDI Perjuangan, akan punya forum bagaimana melakukan improvement, perbaikan dari seluruh sistem yang ada. Itu yang Ibu (Megawati) concern," tambahnya.

Ganjar mengatakan, dalam acara tersebut, Megawati tidak menyampaikan pidato atau sambutan secara langsung. Namun, kehadirannya dari awal hingga akhir acara menjadi bentuk komitmen dan pengawasan langsung atas proses pembekalan kader eksekutif partai.

Lebih lanjut, Ganjar juga menegaskan bahwa dalam acara tersebut ditekankan pentingnya komunikasi yang solid untuk mensukseskan program-program nasional. Ini dalam rangka sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Saya kira iya. Kita juga menghormati apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah pusat, yang sudah menjadi program nasional dan daerah harus mensukseskan. Tinggal bagaimana mensinkronkan,” kata mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) ini. 

“Ketika ada kapasitas yang kurang, bagaimana kita menyelesaikan. Ketika ada problem muncul di daerah dan butuh pertolongan dari pusat, bagaimana cara kita berkomunikasi,” imbuhnya. 

Ganjar juga menyinggung pentingnya kolaborasi antara eksekutif daerah dan legislatif. Menurutnya, kepala daerah harus bisa seirama dengan DPRD. Sehingga pada saat membuat keputusan dapat titik temu.

“Dan tentu dalam misi partai, kita punya tiga pilar. Ada struktural, ada eksekutif, ada legislatif. Kalaulah di beberapa titik kita mempunyai tiga pilar ini, maka harapan kita mestinya pelayanan terhadap masyarakat bisa jauh lebih baik," katanya.

Ganjar juga menyebut bahwa persoalan loyalitas kepala daerah terhadap partai pun turut dibahas dalam acara pembekalan.

“Oh pasti, pasti. Karena begini, kan ada mereka yang jadinya kepala daerah dari PDIP, tapi juga diusung oleh yang lain. Tapi ada juga yang mereka kemarin umpama pengusaha, mereka pensiunan dari PNS, terus kemudian masuk ke partai menjadi kepala daerah. Maka kita sinkronkan juga,” tuturnya. 

“Harapan kita tadi itu, platform ideologisnya sama, pemahaman berorganisasinya sama, membawa misi kerakyatannya sama, sehingga ujung-ujungnya tadi itu. Loyalitas yang dibangun juga akan sama,” demikian Ganjar.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya