Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat melepas kepulangan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, Jumat 16 Mei 2025/Ist

Global

Pulang ke Australia, Albanese Beri Lambaian Hangat ke Airlangga

JUMAT, 16 MEI 2025 | 12:59 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto turut melepas kepulangan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese yang mengakhiri kunjungan kenegaraannya di Indonesia, Jumat 16 Mei 2025. 

Momen keakraban terlihat dari unggahan akun Instagram resmi @airlanggahartarto_official. Airlangga tampak menemani PM Albanese hingga ke tangga pesawat Royal Australian Air Force, sembari berbincang dan tertawa bersama.

Terlihat dalam unggahan, mereka salng melambai saat Albanese berada di pintu pesawat 


Airlangga menilai kunjungan tersebut sebagai wujud eratnya hubungan strategis antara Indonesia dan Australia. Ia menegaskan bahwa kedatangan Albanese memperkuat komitmen kedua negara dalam menjalin kerja sama lintas sektor.

"Kedatangan Perdana Menteri Australia ke Indonesia merupakan komitmen bersama untuk terus memperkuat hubungan kerjasama Indonesia Australia di berbagai sektor strategis,"ujar Airlangga.

Tak lupa, Airlangga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Albanese dan seluruh delegasi Australia yang sempat melakukan pertemuan penting dengan Presiden Prabowo Subianto.

"Kepada Perdana Menteri Albanese dan delegasi Pemerintah Australia yang menyertai, kami ucapkan terima atas kunjungannya. Untuk hubungan Indonesia-Australia yang lebih baik," imbuhnya.

Selama kunjungan berlangsung, kata Airlangga, banyak hal dibahas antara Presiden Prabowo dan PM Albanese. Mulai dari sektor ekonomi, pertahanan, hingga penguatan kerja sama energi hijau.

Ia juga menyebutkan, Indonesia mendapat dukungan dari Australia dalam upayanya bergabung ke dalam Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP) dan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

"CPTTP ini kan ketuanya sekarang Australia, dan juga mendukung aksesi OECD. Selanjutnya tentu di berbagai sektor akan diterjemahkan oleh masing-masing kepentingan," pungkasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya