Berita

Ilustrasi sawit/Net

Bisnis

Indonesia Mulai Bidik Pasar Afrika untuk Komoditas Sawit

JUMAT, 16 MEI 2025 | 12:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indonesia mulai membidik pasar ekspor baru untuk komoditas minyak kelapa sawit. Fokus utama diarahkan ke kawasan Afrika dan Asia Timur.

Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Ardi Praptono, menjelaskan bahwa hal ini sebagai salah satu langkah mitigasi Indonesia menyusul ketegangan antara India dan Pakistan.

"Kami akan membuka pasar baru, terutama di Afrika dan lainnya. Kami akan fokus untuk membuka pasar baru," ujar Ardi, dalam keterangan resminya di Jakarta, dikutip Jumat 16 Mei 2025. 


Ardi menekankan pentingnya mitigasi dini, meskipun konflik India-Pakistan belum secara langsung berdampak pada ekspor minyak kelapa sawit Indonesia, mengingat Indonesia sebagai salah satu produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia.

Ardi juga menyoroti bahwa perang India-Pakistan akan memengaruhi harga CPO di pasar dunia, meski saat ini harganya disebut masih stabil. 

“Saya kira tentu akan berpengaruh, tetapi yang penting adalah kita memitigasi,” jelasnya.

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) memperkirakan, produksi minyak kelapa sawit mentah Indonesia akan mencapai 53,6 juta ton pada tahun 2025.

Sejak minggu pertama Mei, ketegangan antara India dan Pakistan meningkat. India bahkan meluncurkan serangan rudal “Operasi Sindoor” ke sejumlah wilayah Pakistan yang menargetkan 9 lokasi.

India mengklaim serangan tersebut bertujuan untuk menghancurkan “infrastruktur teroris” di Pakistan dan Kashmir, lokasi yang dikuasai Pakistan.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya