Berita

Bendera Jepang/Net

Bisnis

Jepang Lanjutkan Putaran Ketiga Perundingan Dagang dengan AS

JUMAT, 16 MEI 2025 | 10:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Upaya Jepang melobi tarif impor oleh Amerika Serikat (AS) terus berlanjut ke putaran ketiga.

Sumber terkait mengatakan, negosiator perdagangan utama Jepang, Ryosei Akazawa, kemungkinan akan melakukan perjalanan ke Washington paling cepat minggu depan.

"Tanggal kunjungannya bersifat fleksibel dan akan bergantung pada seberapa besar kemajuan yang dapat dicapai kedua negara dalam mempersempit perbedaan dalam negosiasi tingkat staf," kata salah satu sumber, dikutip dari Reuters, Jumat 15 Mei 2025.


Menteri Keuangan Katsunobu Kato juga dijadwalkan mengunjungi Kanada minggu depan untuk pertemuan dengan rekan-rekannya di G7, di mana ia mungkin membahas pertukaran mata uang asing dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent.

"Jepang sedang mempertimbangkan paket proposal untuk mendapatkan konsesi AS yang mungkin mencakup peningkatan impor jagung dan kedelai AS, kerja sama teknis dalam pembuatan kapal, dan revisi standar inspeksi untuk mobil impor," kata sumber.

Ada ketidakpastian mengenai apakah kedua pihak dapat menyelesaikan perbedaan mengenai prioritas Jepang, yaitu untuk memperoleh pengecualian tarif AS atas mobil dan suku cadang mobil - andalan ekonominya yang bergantung pada ekspor.

"Kami akan meminta peninjauan ulang terhadap berbagai tindakan tarif AS, seperti tarif terhadap mobil, suku cadang mobil, baja, aluminium, serta tarif timbal balik, yang sangat disesalkan," kata Mendag Akazawa, yang juga menjabat sebagai menteri revitalisasi ekonomi, dalam konferensi pers pada hari Rabu.

Sektor otomotif menjadi yang oaling terpukul oleh tarif AS, dan dampaknya sudah terlihat di sektor ini.

Selama kunjungan keduanya ke Washington pada tanggal 1 Mei, Akazawa mengajukan permintaan kepada Bessent untuk meninjau tarif mobil dan suku cadang mobil sebesar 25 persen, meskipun kedua belah pihak tidak dapat mencapai titik temu.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya