Berita

Rocky Gerung dan Gibran Rakabuming Raka/Ist

Politik

Gibran Tidak Layak Jadi Model Pemimpin Anak Muda

KAMIS, 15 MEI 2025 | 19:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kemunculan Gibran Rakabuming Raka sebagai simbol anak muda di panggung kekuasaan, tidak lahir dari kapasitas dan rekam jejak, melainkan dari privilese keluarga.

Hal ini disampaikan pengamat politik Rocky Gerung seperti dikutip redaksi melalui kanal YouTube miliknya, Kamis 15 Mei 2025.

"Kalau Gibran menjadi prototipe dari mereka yang pemuja Jokowi nggak ada masalah, tapi jangan halangi juga mereka yang berpikir bahwa Gibran itu tidak layak untuk dijadikan model kepemimpinan anak-anak muda," kata Rocky Gerung.


Akademisi yang akrab disapa RG itu melanjutkan, kepemimpinan seharusnya tumbuh dari proses perjuangan, bukan diwariskan melalui garis keturunan. 

Dalam konteks ini, kemunculan Gibran sebagai wakil presiden terpilih justru mencerminkan kemunduran dalam demokrasi, karena membuka jalan bagi praktik politik dinasti.

Menurut Rocky, banyak anak muda yang lebih pantas dijadikan panutan karena mereka menempuh jalan panjang melalui pendidikan, aktivisme, dan keterlibatan sosial. 

"Masa depan Indonesia itu bukan apa yang ditinggalkan oleh Jokowi, yang dia tinggalkan adalah anaknya yang tidak punya kapasitas," tegasnya.

Ia juga mendukung suara-suara kritis, termasuk dari kalangan mahasiswa dan forum purnawirawan, yang mempertanyakan kelayakan Gibran dalam posisi strategis negara. 

Menurutnya, aspirasi semacam ini wajar dan harus dihargai sebagai bentuk kecintaan terhadap masa depan demokrasi.

Mantan dosen ilmu filsafat Universitas Indonesia itu menambahkan bahwa medan politik tidak boleh didominasi oleh mereka yang mendapat posisi karena hubungan keluarga. 

“Mari bertanding, bersaing, tapi jangan memanfaatkan kedudukan dari orang tua atau dari dinasti untuk mengeksklusifkan politik," pungkasnya.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya