Berita

Koordinasi antara Pusat Penyuluhan Pertanian dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh sebagai dukungan terhadap program Swasembada Pangan/Istimewa

Nusantara

Percepatan Tanam di Aceh Bentuk Dukungan terhadap Program Swasembada Pangan

KAMIS, 15 MEI 2025 | 15:16 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dalam rangka mendorong percepatan pertanaman dan pendayagunaan penyuluh serta mendukung swasembada pangan, Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) menginisiasi percepatan tanam di Provinsi Aceh. 

Hal ini merupakan langkah strategis Kementan dan Pemerintah Provinsi Aceh dalam mendukung percepatan tanam dan meningkatkan Luas Tambah Tanam (LTT) di provinsi tersebut. Dan tentunya berkontribusi signifikan terhadap program swasembada pangan nasional.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui koordinasi intensif antara Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan) dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh, Rabu 14 Mei 2025. 


Koordinasi gerakan tanam ini dihadiri oleh Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh, Kabidluh Provinsi Aceh, dan Kelsi Kelembagaan dan Ketenagaan Penyuluhan bersama dengan Tim Pusluhtan. 

Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengkoordinasikan percepatan pertanaman luas tambah tanam dan Pelaporan Pertanaman LTT, sehingga produksi padi di Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Pidie dapat meningkat dan terlaporkan secara rutin.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan, gerakan tanaman ini merupakan suatu inisiasi untuk dapat meningkatkan luas tambah tanam yang mampu memacu peningkatan produksi.

“Peningkatan LTT merupakan salah satu kunci untuk mencapai target produksi padi nasional dan mewujudkan swasembada pangan nasional nantinya,” ujar Mentan Amran.

Secara terpisah, Kepala Badan PPSDMP, Idha Widi Arsanti menekankan pentingnya kolaborasi dalam pelaksanaan program tersebut.

“Program sebesar ini tidak bisa dijalankan sendiri, diperlukan kerja sama lintas lembaga dan lintas daerah. Penyuluh pertanian adalah garda terdepan yang harus kita dukung sepenuhnya,” tutur Santi, dalam keterangannya, Kamis 15 Mei 2025.

Sementara itu, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Tedy Dirhamsyah selaku Penanggung Jawab (PJ) Swasembada Pangan Kabupaten Pidie menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendorong penyuluh untuk mendampingi petani di Pidie dalam upaya meningkatkan LTT. 

Penyuluh hadir untuk memberikan dukungan teknis dalam pendampingan kepada petani, termasuk dalam mengidentifikasi kebutuhan petani dan pendampingan praktik budidaya yang baik.

"Kami optimis dengan semangat dan kerja keras penyuluh dan petani di Kabupaten Pidie, maka target peningkatan LTT dapat tercapai," ujar Tedy.

Apresiasi datang dari Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh, Cut Huzaimah, atas inisiatif gerakan percepatan pertanaman padi ini dan pelaporan secara online melalui e-Pusluh. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh, petani, dan berbagai pihak terkait dalam upaya meningkatkan produksi pertanian. 

"Gerakan tanam padi ini adalah wujud komitmen kita untuk mendukung program swasembada pangan nasional. Kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi petani lainnya untuk segera melakukan penanaman, sehingga target LTT di Provinsi Aceh dapat tercapai," tutup Huzaimah. 

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya