Berita

PM Australia Anthony Albanese dan Presiden RI Prabowo Subianto/RMOL

Dunia

Terungkap Alasan PM Albanese Langsung ke Indonesia Setelah Dilantik

KAMIS, 15 MEI 2025 | 13:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, kembali menunjukkan komitmen kuat terhadap hubungan bilateral dengan Indonesia dengan menjadikan Tanah Air sebagai negara pertama yang ia kunjungi usai dilantik kembali sebagai pemimpin pemerintahan Negeri Kanguru.

Dalam kunjungannya, Albanese menyampaikan bahwa pemilihan Indonesia sebagai destinasi pertama bukan hanya bersifat simbolis, tetapi juga mencerminkan makna praktis dari pentingnya hubungan kedua negara.

"Dan saya ingin, baik secara simbolis maupun dalam praktik, menunjukkan kepada kedua negara kita betapa kami menghargai persahabatan di Indonesia dengan mengadakan pertemuan bilateral pertama saya, sekali lagi, seperti setelah tahun 2022," ujar Albanese, dalam pertemuan bilateral bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis, 15 Mei 2025.


"Saya merasa terhormat dapat mengunjungi Indonesia sekali lagi sebagai kunjungan bilateral pertama saya setelah pemilihan kita," tambahnya. 

Kunjungan ini menandai pertemuan bilateral keempat Albanese sebagai Perdana Menteri dengan Indonesia. Ia menggarisbawahi bahwa hubungan antara kedua negara telah terjalin sejak lama dan bersifat historis.

"Indonesia adalah mitra yang sangat penting bagi Australia dan kedua bangsa kita memiliki ikatan yang tidak dapat dipatahkan," kata dia.

Dalam pertemuan yang disebutnya sangat produktif, Albanese menyatakan harapannya untuk memperdalam keterlibatan ekonomi antara Australia dan Indonesia, serta memperkuat kemitraan strategis yang sudah terjalin.

"Saya menantikan diskusi dan dialog yang akan kita lakukan hari ini untuk membahas kemitraan strategis komprehensif kita yang terus berkembang. Sekarang adalah waktu yang tepat bagi kita untuk meningkatkan kerja sama di bawah kemitraan ekonomi komprehensif," ujar Albanese.

Ia juga mengapresiasi peran Indonesia di kancah regional, khususnya dalam lingkup ASEAN. 

"Kepemimpinan Anda di ASEAN sangat penting di kawasan yang merupakan kawasan dengan pertumbuhan tercepat di dunia dalam sejarah manusia yang pernah kita lihat," tandasnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya