Berita

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), TB Ace Hasan Syadzily di Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Tangerang Selatan pada Kamis, 15 Mei 2025/RMOL

Politik

Penuh Dedikasi Buat Bangsa dan Negara

Kakek Prabowo Sangat Layak Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

KAMIS, 15 MEI 2025 | 13:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sosok Raden Mas Margono Djojohadikusumo sangat layak diusulkan sebagai pahlawan nasional. Pasalnya, RM Margono dalam sejarah ekonomi dan ketatanegaraan Indonesia memiliki kontribusi yang besar.

Hal itu disampaikan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), TB Ace Hasan Syadzily, seusai menghadiri seminar nasional bertajuk “Perintis dan Kepeloporan RM Margono Djojohadikusumo Dalam Meletakkan Fondasi Sistem Keuangan Modern untuk Pembangunan Perekonomian Indonesia” di Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Tangerang Selatan pada Kamis, 15 Mei 2025. 

“Saya kira beliau (RM Margono Djojohadikusumo) sangat layak untuk menjadi pahlawan nasional, kenapa? Karena kalau kita lihat dari rekam jejaknya kemudian bukti-bukti atau fakta-fakta sejarah yang menunjukkan bahwa beliau memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian dan sistem perekonomian bangsa kita bisa terlihat secara jelas,” ujar Ace.


Menurut Ace yang juga Ketua Umum Ikatan Alumni (IKAL) UIN Syarif Hidayatullah ini, kontribusi nyata RM Margono dalam mendirikan lembaga keuangan yang masih eksis dan berpengaruh hingga saat ini merupakan bukti konkret warisan perjuangan yang ditinggalkan. 

RM Margono juga dikenal sebagai penggagas pendirian bank sirkulasi yang sesuai dengan amanat UUD 1945, yang kemudian dikenal sebagai Bank Negara Indonesia (BNI).

“Dan saya kira sampai saat ini kita masih melihat bank yang didirikannya (BNI) bahkan menjadi salah satu bank besar di Indonesia,” ujarnya.

Ace juga menegaskan bahwa keterlibatan RM Margono dalam berbagai lembaga penting negara menunjukkan pengaruh dan kontribusinya terhadap pembentukan sistem kenegaraan Indonesia. 

“Dan dari aspek pemikirannya juga sudah bisa kita lihat apalagi dokumen-dokumen sejarah juga beliau sangat terlibat sudah sangat menunjukkan bukti bahwa dari misalnya bagaimana keterlibatan beliau di BPUPKI keterlibatan beliau sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Agung (DPA) Sementara, keterlibatan beliau dalam Majlis Konstituante dan lain-lain,” jelasnya.

Atas dasar itu, Ace menilai bahwa sosok RM Margono Djojohadikusumo sangat layak untuk diusulkan menjadi pahlawan nasional. 

“Itu saya kira bukti yang cukup jelas bahwa memang figur beliau sangat layak untuk diusulkan menjadi pahlawan nasional,” pungkasnya. 
RM Margono Djojohadikusumo merupakan tokoh pergerakan nasional yang juga ayah dari begawan ekonomi Sumitro Djojohadikusumo. Sumitro merupakan ayah kandung dari Presiden Prabowo Subianto. 

RM Margono tercatat pernah menjadi anggota BPUPK yang turut merumuskan UUD 1945. Setelah kemerdekaan, ia aktif dalam bidang ekonomi hingga mendirikan BNI 46 yang merupakan cikal bakal bank sentral.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya