Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Trump Kunjungi Negara Teluk, Wall Street Berakhir Variatif

KAMIS, 15 MEI 2025 | 09:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-saham Amerika Serikat (AS) di bursa Wall Street bergerak variatif, saat investor menunggu data ekonomi terbaru. 

Pasar juga mencermati perkembangan perdagangan lebih lanjut saat Presiden AS Donald Trump mengunjungi negara-negara Teluk dan mengamankan komitmen senilai 600 miliar Dolar AS dari Arab Saudi. 

Beberapa perusahaan teknologi AS menguat setelah pemerintah mengumumkan kesepakatan terkait kecerdasan buatan di Timur Tengah.


Dikutip dari Reuters,  indeks berbasis luas S&P 500 berakhir naik 6,03 poin, atau 0,10 persen, menjadi 5.892,58 pada penutupan perdagangan Rabu 14 Mei 2025 atau Kamis pagi WIB. 

Nasdaq Composite menguat 136,72 poin, atau 0,72%, menjadi 19.146,81.

Sedangkan Dow Jones Industrial Average turun 89,37 poin, atau 0,21 persen, menjadi 42.051,06. 

Saham raksasa farmasi Merck & Co, anjlok 4 persen dan Amgen, merosot 3 persen, mencatat kerugian besar untuk Dow. 

Delapan dari 11 sektor industri utama S&P 500 ditutup lebih rendah dengan saham Kesehatan kehilangan 2,31 persen.

Sektor yang meraih keuntungan terbesar adalah jasa komunikasi, melonjak 1,6 persen. 

Saham perancang chip, Advanced Micro Devices, melambung 4,7 persen setelah menyetujui program pembelian kembali (buyback) saham senilai 6 miliar Dolar AS.


Saham Boeing naik 0,6 persen setelah maskapai Qatar Airways menandatangani kesepakatan untuk membeli jet dari pabrikan pesawat AS tersebut selama kunjungan Trump ke Doha.

Di bursa Wall Street tercatat 19,73 miliar saham berpindah tangan dibandingkan rata-rata 16,77 miliar selama 20 sesi terakhir. 

Saham Nvidia melonjak lebih dari 4 persen, karena perusahaan akan menyediakan lebih dari 18.000 chip AI ke Arab Saudi. 

Sementara itu, Super Micro Computer melonjak 17 persen setelah memasuki kemitraan senilai 20 miliar Dolar AS dengan DataVolt, operator pusat data berbasis di Arab Saudi. 

Saham Meta naik 0,8 persen, Tesla melonjak 2,7 persen.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya