Berita

Sekretaris Daerah Jabar, Herman Suryatman/RMOLJabar

Nusantara

Antisipasi Kecurangan SPMB, Ini Strategi Pemprov Jabar

KAMIS, 15 MEI 2025 | 03:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

RMOL.  Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai mengintensifkan persiapan menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025. Fokus utama diarahkan pada pencegahan segala bentuk kecurangan dalam proses seleksi.

Sekretaris Daerah Jabar, Herman Suryatman, menegaskan, Gubernur Dedi Mulyadi telah memberikan peringatan sejak awal agar pelaksanaan SPMB tahun ini berlangsung lancar dan bersih dari praktik curang.

“Pak Gubernur sudah memberi arahan jauh hari agar proses SPMB berlangsung sukses tanpa ekses,” ujar Herman di Gedung Sate, Bandung, dikutip RMOLJabar, Rabu, 14 Mei 2025.


Pemprov menekankan pentingnya pendataan yang akurat untuk menjamin integritas proses penerimaan siswa baru. Herman juga berencana menemui Dinas Pendidikan untuk memastikan kesiapan SPMB.

“Saya akan mendengarkan langsung kesiapan Dinas Pendidikan hari ini. Pendataan menjadi pondasi utama,” imbuhnya.

Pemprov juga berjanji akan terus melakukan penyempurnaan sistem, termasuk menyesuaikan kebijakan dengan standar nasional. Sistem tahun sebelumnya akan ditingkatkan, sambil menyesuaikan dengan kebijakan nasional.

“Prinsipnya adalah continuous improvement. Kita akan sempurnakan yang sudah baik, dan menunggu arahan pusat,” kata Herman.

Herman menekankan, keberhasilan SPMB tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat.

“Kesadaran semua pihak adalah yang paling utama. Kita edukasi agar semua menjaga integritas,” ujarnya.

Pemanfaatan teknologi informasi serta pengawasan internal dan eksternal juga menjadi bagian dari strategi pengawasan yang komprehensif. 

“Semua pendekatan akan kita tempuh untuk menjaga kejujuran dalam SPMB,” tutup Herman.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya