Berita

Presiden RI Prabowo Subianto/Repro

Dunia

Prabowo: Solusi Masalah Dunia Dimulai dari Bangsa Kita Sendiri

RABU, 14 MEI 2025 | 21:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya membenahi kondisi internal bangsa sebagai langkah awal untuk berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan global, khususnya yang dihadapi umat Islam. 

Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Sidang ke-19 Konferensi Persatuan Parlemen Negara-Negara Anggota Organisasi Kerja Sama Islam (PUIC) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu malam, 14 Mei 2025.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa umat Islam harus kembali menghidupkan kejayaan peradaban Islam melalui penguasaan sains dan teknologi. 


“Islam pernah memimpin dunia dalam peradaban, dalam sains dan teknologi. Dan kita harus kembali untuk meraih sains dan teknologi supaya kita bisa mengangkat kesejahteraan rakyat kita,” ujarnya.

Ia menyoroti pentingnya pengentasan kemiskinan sebagai pondasi kekuatan suatu negara. 

“Tidak ada negara miskin yang kuat. Untuk itu kita harus keluar dari kemiskinan. Kita harus berjuang untuk mengangkat rakyat kita masing-masing dari kemiskinan,” kata Prabowo.

Presiden juga menekankan perlunya pemerintahan yang bersih dan tata kelola yang baik untuk mencapai kemakmuran dan ketahanan nasional. 

“Hanya dengan pemerintah yang bersih, kita bisa mencapai kemakmuran,” tegasnya. 

Ia menambahkan bahwa tantangan yang dihadapi umat Islam tidak hanya soal Palestina, tetapi juga mencakup kemiskinan, kelaparan, korupsi, ketimpangan pendidikan, dan pengelolaan sumber daya yang buruk.

Mengapresiasi tema pertemuan PUIC tahun ini, “Good Governance and Strong Institutions as Pillars of Resilience”, Prabowo menyebut tema tersebut sebagai sangat tepat dan strategis. 

“Tanpa tata kelola yang baik, tanpa lembaga yang kuat, tanpa pemimpin-pemimpin yang jujur, negara tak akan pernah memiliki daya tahan, apalagi daya saing,” ucapnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia dalam menjalankan agenda-agenda besar, mulai dari reformasi politik dan birokrasi, pembangunan sumber daya manusia, kemandirian pangan dan energi, hingga penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Kami percaya solusi bagi masalah dunia dimulai dari bangsa kita sendiri. Apakah bangsa kita masing-masing berhasil mengatasi masalah internalnya sendiri,” tuturnya.

Prabowo mengingatkan pentingnya memperkuat bangsa sebelum berupaya membantu pihak lain. 

“Kalau kita tidak bisa mengurus bangsa kita sendiri, bagaimana kita mau membantu umat yang sedang dalam kesusahan. Kalau kita lemah, tidak mungkin kita bisa bantu Palestina. Bahkan suara kita pun tidak akan didengar,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya