Berita

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu, 14 Mei 2025/RMOL

Politik

Menkes Buka Suara soal Mutasi Dokter Piprim

RABU, 14 MEI 2025 | 18:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin buka suara soal pemindahtugasan secara mendadak Dr. Piprim Basarah Yanuarso SpA(K), staf pengajar senior di Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM, Jakarta, yang juga menjabat Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) ke RS Fatmawati.

Budi menerangkan bahwa mutasi kerja Dr Piprim sudah dilakukan sejak lama, karena adanya kondisi yang tidak imbang di Kementerian Kesehatan antara dokter di Jakarta dan di daerah. 

“Mutasi itu sudah dilakukan sejak 6 bulan yang lalu. Kenapa? Karena memang kita tidak rata kondisinya di Kemenkes. Teman-teman bisa lihat data yang bisa kita kasih, ada yang dikirim dari Jakarta ke Bali, dari Jakarta ke Jogja, dari Semarang ke Jogja,” kata Menkes Budi Gunadi usai rapat bersama Komisi IX DPR di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu, 14 Mei 2025.


“Kemudian ada yang dikirim juga dari Harapan Kita ke rumah sakit Cipto. Kita ambil orang Tulungagung ke mana? Ke Dirut Cipto Mangunkusumo kan dari Tulungagung,” sambungnya.

Ia menerangkan bahwa dokter di rumah sakit Hasan Sadikin merupakan mantan kepala rumah sakit di Kalimantan, kemudian kepala rumah sakit di RS Karyadi juga dari rumah sakit UD terbaik di Madura, sedangkan direktur rumah sakit di Bali dari RSCM.

Menurutnya, mutasi pimpinan rumah sakit sangat penting dilakukan untuk menjaga iklim yang sehat di dunia kesehatan terutama rumah sakit di daerah yang mendapatkan pertolongan dari dokter-dokter hebat dari kota.

“Dirutnya Fatmawati itu juga orang RSCM. Jadi mutasi itu sudah dilakukan sejak 6 bulan yang lalu. Semuanya diputar kenapa? Saya tidak ingin ada budaya-budaya tidak timur. Itu kuat sekali itu saya lihat,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa banyak kasus di internal rumah sakit yang membuat iklim rumah sakit tidak sehat, seperti tidak bolehnya praktik ketika ada dokter dari Surabaya dipindah ke Jakarta. 

“Saya tanya kenapa gitu? Maksudnya orang Surabaya digituin juga di Jakarta. Dan saya cek benar. Itu kan nggak sehat. Itu sebabnya kita mutasi supaya sehat. Yang di mutasi itu dalam pun yang rame itu satu. Jadi teman-teman juga mesti put in the context. Mutasi itu akan kita lakukan terus,” tegasnya.

Budi menambahkan, bahwa mutasi itu tidak ada niat terselubung tapi semata-mata untuk menghilangkan sifat dan iklim buruk di internal rumah sakit. 

“Niatnya bukannya buat apa-apa, niatnya untuk meratakan dan menghilangkan budaya di mana sifat-sifat bahwa saya lakukannya hanya mau di rumah sakit ini saja. Nggak mau di tempat lain. Di rumah sakit saya saja kejadian, kok susah tuh pindahin antara PON sama RSCM, antara RSCM sama Dharmais, Harapan Kita dengan RSCM,” beber dia.

“Itu kan susah sekali. Kan nggak baik kan, kalau ada persaingan-persaingan yang tidak sehat seperti ini. Itu sebenarnya niatnya kita,” tutupnya.

Akibat mutasi itu, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) sempat mendesak Presiden Prabowo untuk mencopot Menkes Budi Gunadi. 

“Jadi BGS (Budi Gunadi Sadikin) ini dia membentuk kolegium tandingan. Jadi setelah puluhan tahun ada kolegium ini tiba-tiba dia membentuk kolegium versi Kementerian Kesehatan,” ucap Dokter Iqbal Mochtar dalam podcast Abraham Samad SpeakUp bertajuk “Rahasia Masalah di Dunia Kedokteran, Dr. Iqbal: Copot Menteri Kesehatan!” dikutip Selasa malam, 13 Mei 2025..

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya