Berita

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan/Ist

Presisi

Bentuk Tim RAGA, Polda Riau Tegas Sikat Premanisme

RABU, 14 MEI 2025 | 16:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Polda Riau resmi membentuk dan meluncurkan Tim RAGA (Rabu Anti Genk dan Anarkisme) sebagai satuan tugas taktis untuk menghadapi gangguan keamanan yang disebabkan oleh genk motor, aksi premanisme, dan potensi anarkisme di wilayah Provinsi Riau.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyampaikan, pembentukan Tim RAGA merupakan jawaban konkret atas keresahan masyarakat terhadap meningkatnya aksi kekerasan dan gangguan ketertiban umum.

“Kalau masih ada satu orang saja di Riau yang takut keluar rumah karena preman atau genk motor, itu kegagalan kita semua. Tidak boleh ada rasa takut di tanah Melayu ini,” tegas Irjen Herry dalam keterangan tertulis, Rabu 14 Mei 2025.


Tim RAGA akan diaktifkan secara permanen di seluruh Polres se-Riau, sebagai kekuatan cepat tanggap menghadapi potensi gangguan kamtibmas. Setiap tim terdiri dari personel pilihan gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum, Sabhara, dan Brimob Polda Riau.

Sebelum bertugas, kata Herry, seluruh anggota mendapatkan pelatihan intensif di Mako Brimob, dengan materi seperti pertempuran jarak dekat, taktik penyerbuan, pengendalian massa berisiko tinggi, manuver urban, hingga operasi malam hari.

Dia menekankan bahwa filosofi Tim RAGA adalah responsif dalam merespons aduan masyarakat, aktif dalam patroli dan pencegahan, gesit dalam koordinasi dan pergerakan, serta adil dalam penegakan hukum.

“Tidak ada kompromi terhadap pelaku kekerasan dan pengacau keamanan. Penegakan hukum harus dilakukan secara adil, profesional, dan tanpa pandang bulu,” katanya.

Tim RAGA akan difokuskan pada penindakan terhadap genk motor pelaku kekerasan dan keonaran jalanan, premanisme yang meresahkan masyarakat, dan aksi anarkisme yang merusak fasilitas dan ketertiban umum.

Herry menegaskan, tujuan besar pembentukan Tim RAGA adalah menjaga tuah Riau melalui jaminan keamanan warganya serta menegakkan marwah Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

“Tidak boleh ada satu pun bentuk premanisme yang menjajah rasa aman masyarakat Riau. Tumpas, bersihkan, dan tegakkan hukum secara adil,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya