Berita

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI/RMOL

Politik

Menkes Budi Gunadi:

Pemeriksaan Kesehatan Gratis Tembus Lima Juta Orang

RABU, 14 MEI 2025 | 16:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Capaian program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang telah berjalan sejak 10 Februari 2025 dan sudah mencapai 5,3 juta orang.

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 14 Mei 2025.

“Sekarang sudah menembus 5 juta, 5,3 juta orang daftar, dan per harinya sudah di atas 187.250. Dari sisi jangkauan, ini sudah di atas program makan bergizi gratis,” kata Budi dalam rapat.


Menkes menyoroti tantangan pelaksanaan yang tidak merata, terutama di daerah dengan populasi besar.

“Secara logika, mestinya provinsi dengan jumlah penduduk banyak itu dominan. Tapi kenyataannya tidak. Contohnya Jawa Barat, provinsi terpadat, tapi justru kalah aktif dibanding Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada kepemimpinan kepala daerah, di bawah kendali Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.

“Semua data sudah kita share ke Pak Tito dan seluruh gubernur. Jadi bisa dilihat mana yang aktif dan tidak,” ungkap Budi.

Tantangan kedua, sambung dia, adalah tindak lanjut setelah pemeriksaan. PKG membuka data kesehatan masyarakat secara luas, dari bayi hingga lansia. 

Ia menyoroti tingginya angka masalah gigi pada balita dan penyakit kritis pada bayi baru lahir.

“Masalah gigi balita tinggi sekali, 30 persen. Saya baru sadar korelasinya dengan jumlah dokter gigi yang minim di puskesmas. Banyak dokter gigi lebih memilih jadi pejabat atau tidak praktik langsung,” beber dia.

Untuk kelompok lanjut usia, Menkes mengungkapkan, hanya 20 persen lansia yang memiliki tekanan darah dan gula darah normal.

“Artinya 80 persen lainnya masuk kategori merah. Selama ini kita fokus ke ibu-anak, balita, stunting, imunisasi. Padahal beban penyakit terbesar justru kini ada di lansia, stroke, ginjal, dan sebagainya,” jelasnya.

Budi juga menyoroti perubahan demografi yang signifikan. Ia menekankan perlunya penyesuaian arah kebijakan kesehatan nasional agar lebih memperhatikan kelompok lansia dan pemerataan layanan di daerah.

“Saya baru sadar di Jakarta jumlah lansia sudah lebih banyak dari balita. Ini juga terjadi di Yogyakarta dan Jawa Tengah,” tutupnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya