Berita

Penangkapan bandar narkoba oleh TNI/Dispenad

Politik

MPSI:

TNI Harus Dilibatkan dalam Pemberantasan Narkoba

RABU, 14 MEI 2025 | 14:11 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Langkah aparat TNI dalam menangkap dan menggerebek bandar narkoba merupakan tindakan yang harus didukung penuh oleh seluruh elemen bangsa, bukan malah diperdebatkan secara sempit dan emosional.

Hal itu disampaikan Direktur Merah Putih Stratejik Institut (MPSI), Noor Azhari, merespons polemik yang berkembang mengenai tidak perlunya keterlibatan TNI dalam pemberantasan narkoba. 

“Kita harus mendukung langkah aparat TNI ketika mereka turut serta memberantas peredaran narkoba. Ini adalah bentuk keberanian luar biasa yang kini sangat langka, apalagi jika menyasar jaringan narkoba yang kuat dan kerap dilindungi oleh oknum-oknum tertentu,” ujar Noor Azhari dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 14 Mei 2025. 


Ia menegaskan bahwa persoalan narkoba di Indonesia bukan hanya masalah satu institusi, tetapi sudah menjadi problem bersama yang mengancam masa depan generasi bangsa. Karena itu, semua warga negara berhak dan wajib terlibat dalam upaya pemberantasannya.

“Narkoba adalah kejahatan luar biasa (extraordinary crime), dan ini adalah golden time bagi kita semua untuk bertindak cepat, tepat, dan tegas. Jangan sampai ada celah untuk kompromi, apalagi penghilangan barang bukti. Setiap langkah berani harus diapresiasi, bukan dicurigai,” tegasnya.

Ia juga mengkritisi narasi miring yang menyebut keterlibatan TNI dalam pemberantasan narkoba sebagai upaya “rebutan lahan basah”. 

Menurut Azhari, tuduhan semacam itu menyesatkan dan melemahkan semangat kolektif dalam memerangi narkoba.

“Daripada memelintir niat baik menjadi motif kekuasaan, lebih baik kita bersatu dalam semangat nasional menyelamatkan bangsa dari kehancuran akibat narkoba. Jangan sampai kita justru terjebak pada opini yang membela kepentingan para bandar dengan cara mendeligitimasi aparat yang bertindak,” jelasnya.

Azhari mengingatkan bahwa keberpihakan masyarakat seharusnya jelas: berpihak pada keberanian memberantas narkoba, bukan mendukung narasi yang justru melemahkan upaya penegakan hukum.

“Kalau kita terus curiga terhadap siapa pun yang berani bertindak tanpa bukti pelanggaran hukum, maka sejatinya kita sedang berpihak pada jaringan kejahatan itu sendiri,” tegasnya.

MPSI juga mendorong penguatan sinergi antar lembaga dalam pemberantasan narkoba, tanpa melihat siapa yang memimpin operasi.

"Kolaborasi lintas institusi adalah keharusan. Tanggung jawab ini harus dipikul bersama, baik oleh Polri, TNI, BNN, maupun aparat hukum lainnya dalam satu semangat menyelamatkan bangsa dari bahaya narkoba. Ini tugas nasional yang tak boleh dibatasi ego sektoral," pungkas Azhari.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya