Berita

Anggota DPR RI, Arzeti Bilbina, saat sosialisasi MBG di Sidoarjo, Jawa Timur/Istimewa

Politik

Tak Hanya Tingkatkan Gizi, Program MBG juga Dirancang untuk Perekonomian Warga

RABU, 14 MEI 2025 | 05:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak sekedar menyasar kepada penerima manfaat saja. Namun juga mendorong dalam meningkatkan perekonomian warga di daerah tersebut.

Demikian disampaikan anggota Komisi IX DPR RI, Arzeti Bilbina, dalam kegiatan sosialisasi program MBG  di Dusun Sebani, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu, 11 Mei 2025. Acara ini diikuti oleh 300-an peserta yang merupakan warga dan tokoh masyarakat setempat.

Sosialisasi program MBG dengan tema "Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia" ini turut dihadiri oleh Tenaga Ahli BGN Imam Bachtiar Farianto, serta Ahli Gizi RS Delta Surya Bibit Puji Lestari.


“Melalui Program MBG, tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi di lingkungan sekitar, tetapi juga berkontribusi dalam pemenuhan gizi dan nutrisi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi emas yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ucap Arzeti Bilbina, diwartakan RMOLJatim, Selasa 13 Mei 2025.

Sementara, ahli gizi RS Delta Surya, Bibit Puji Lestari, memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai asupan gizi yang baik bagi tubuh dalam menunjang kesehatan seseorang.

“Masalah gizi yang berkaitan dengan pola makan meliputi stunting, anemia, obesitas, serta sindrom metabolik seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Pola makan yang tidak sehat khususnya konsumsi makanan cepat saji, tidak segar, atau olahan secara berlebihan berkontribusi besar terhadap munculnya kondisi-kondisi tersebut,” papar Puji Lestari.

Untuk itu, menjaga pola makan dengan menerapkan prinsip gizi seimbang sangat penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh dalam memenuhi kebutuhan energi harian, mencegah timbulnya berbagai penyakit, serta mempertahankan berat badan ideal.

Tenaga Ahli dari Badan Gizi Nasional (BGN), Imam Bachtiar Farianto menyampaikan, kepemimpinan Presiden Prabowo memiliki visi besar yang dikenal dengan Asta Cita, yang bertujuan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Untuk mendukung pencapaian visi tersebut, berbagai strategi telah dijalankan, salah satunya melalui peningkatan asupan gizi masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan edukasi gizi agar masyarakat semakin sadar pentingnya pola makan sehat dan seimbang,” ucap Imam Bachtiar.

Lebih lanjut, Imam juga mengungkapkan bahwa dengan sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

“Program ini mendorong pengembangan usaha masyarakat di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di tingkat desa dan kecamatan, karena bahan pangan yang digunakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dipasok dari wilayah sekitar, baik melalui koperasi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), maupun langsung dari petani, peternak, dan nelayan setempat,” papar Imam.

Dengan cara ini, Program MBG tidak hanya meningkatkan status gizi masyarakat, tetapi juga turut menggerakkan roda perekonomian lokal secara langsung.

Program MBG juga membuka peluang kerja bagi masyarakat, khususnya di sekitar dapur SPPG. Tenaga operasional dapur direkrut dari warga setempat, sehingga keberadaan SPPG tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi komunitas sekitar.

“Hingga saat ini, sebanyak 4 SPPG telah beroperasi di Kabupaten Sidoarjo, dan jumlah ini diharapkan terus bertambah seiring meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap program ini,” tutup Imam.

Bagi masyarakat yang berminat menjadi mitra Badan Gizi Nasional, dapat melakukan pendaftaran melalui laman resmi BGN www.bgn.go.id.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya