Berita

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi/RMOLJabar

Politik

Gubernur Jabar Jamin Biaya Sekolah Anak-anak Korban Ledakan Amunisi

RABU, 14 MEI 2025 | 00:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Seluruh biaya sekolah hingga kuliah anak-anak dari korban meninggal dunia dalam ledakan amunisi di Kabupaten Garut bakal dijamin Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Komitmen itu disampaikan KDM, sapaan akrabnya, saat menengok keluarga korban ledakan disposal atau pemusnahan bahan peledak kedaluwarsa, di Rumah Sakit Umum Daerah (RUD) Pameungpeuk, Kabupaten Garut.

"Sekaligus kita juga ada rasa simpati yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada pada korban," kata KDM, dikutip RMOLJabar, Senin 13 Mei 2025.


Dituturkan KDM, setiap kepala keluarga korban ledakan amunisi akan diberikan masing-masing Rp50 juta. Sementara untuk anak-anak korban biaya hidup dan sekolahnya menjadi tanggungan dirinya. 

"Tugas gubernur adalah ngurusin anak-anak yang ditinggalkan. Agar tidak terlantar pendidikannya, tidak terlantar kehidupannya, semua anak-anak yang belum berkeluarga, semuanya jadi tanggung jawab saya," tuturnya.

KDM berharap peristiwa ini menjadi yang terakhir, dan semoga orang harus senantiasa waspada terhadap segala hal dan segala kemungkinan yang akan terjadi di luar prediksi.

"Semoga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan semoga yang meninggalkan kita semua diberikan tempat yang layak di sisi Allah SWT," ucap KDM. 

Sebelumnya, 13 orang meninggal dunia dalam insiden ledakan amunisi kedaluwarsa di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Senin 12 Mei 2025, sekitar pukul 09.00 WIB. Belasan korban ini terdiri dari empat anggota TNI dan sembilan warga sipil.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya