Berita

Ketua Dewan The Federal Reserve, Jerome Powell/Net

Global

Perang Dagang Mereda, The Fed Tak Mau Buru-Buru Pangkas Suku Bunga

SELASA, 13 MEI 2025 | 20:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Rencana pemangkasan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) diprediksi mundur hingga September 2025 menyusul meredanya ketegangan perdagangan antara Washington dan Beijing.

CME FedWatch Tool sebelumnya memproyeksikan bunga The Fed akan dipangkas sebesar 60 persen pada Juli 2025. Namun angka ini turun menjadi 6 persen di pekan ini.

Namun, keputusan Washington dan Beijing menurunkan tarif selama 90 hari menjadi katalis penting yang meredakan tekanan terhadap bank sentral.


Kini, peluang pemangkasan suku bunga pada September melonjak tajam hingga 79,5 persen, menandai pergeseran signifikan ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter AS.

Hal ini seiring pemangkasan tarif balasan AS terhadap produk China dari sebelumnya 145 persen menjadi 30 persen. China juga melakukan hal serupa dengan menurunkan tarif barang AS dari 125 persen menjadi hanya 10 persen.

Ketua The Fed, Jerome Powell dalam pernyataan terbarunya menegaskan tidak akan gegabah mengambil langkah pelonggaran kebijakan suku bunga. Ia masih akan memantau dampak lanjutan dari kesepakatan dagang terhadap perekonomian domestik.

“Bank sentral akan tetap bersabar dan bertindak berdasarkan data,” ujarnya dikutip Selasa, 13 Mei 2025.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya