Berita

Luhut Binsar Panjaitan/Ist

Politik

Luhut Diminta Bercermin Buntut Pernyataan ‘Kampungan’ ke Purnawirawan TNI

SELASA, 13 MEI 2025 | 15:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan mantan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyebut sejumlah purnawirawan yang ingin memakzulkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai ‘kampungan’ dikecam mantan Danjen Kopassus Mayor Jenderal TNI (Purn) Soenarko.

Soenarko meminta publik untuk memberinya kaca besar agar dapat merenung dan merefleksikan dirinya sendiri yang dianggap Soenarko sebagai penjilat dan pembohong. 

Hal ini baik untuk LBP, biasa akrab disapa, tidak terlalu besar mulut ketika menerima kritikan dari masyarakat.


“Saya pernah bilang ada nggak yang bisa memberikan dia cermin besar agar dia bisa bercermin. Kalau kata orang zaman dulu di seberang lautan kelihatan gajah di pelupuk mata nggak kelihatan,” kata Soenarko dikutip di akun Youtube Refly Harun bertemakan Blak-blakan Bange! X-Danjen Kopassus Soenarko : Luhut Pembohong & Penjilat! Ada Masalah Apa? pada Selasa, 13 Mei 2025.

Ia mengatakan LBP sudah berlebihan dan masyarakat harus menyadari kesombongan menko dua periode itu.

“Luhut sudah sangat keterlaluan dan memang harus disampaikan kepada masyarakat Luhut ini kan mulutnya besar kali ngancam sana ngancam sini dia itu merasa paling pintar merasa paling berjasa merasa paling suci di negara ini,” jelasnya.

Soenarko merasa kecewa mendalam terhadap LBP lantaran tidak mampu menerima kritik dari banyak pihak di negara yang menjunjung tinggi demokrasi ini.

“Semua kalau ada orang yang mengkritik berbeda pandangan dengan dia kalau nggak dia bilang kampungan larilah kau ke luar negeri yang jelas harus tidak boleh ada yang melanggar konstitusi emangnya dia enggak melanggar konstitusi,” tutupnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya