Berita

Reserve Bank of Australia (RBA)/Net

Bisnis

Partai Buruh Menang, Pasar Properti Australia Bergairah

SELASA, 13 MEI 2025 | 12:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kemenangan besar Partai Buruh pimpinan Perdana Menteri Anthony Albanese dalam pemilu Australia membawa angin segar bagi pasar perumahan, terutama menjelang kemungkinan penurunan suku bunga minggu depan.

Menurut analis properti dari Cotality, tingkat keberhasilan lelang rumah naik tajam hingga 70 persen dalam seminggu setelah pemilu. Angka ini naik 10 persen dibanding pertengahan bulan sebelumnya.

Para ahli memperkirakan harga rumah akan naik lebih cepat daripada kenaikan gaji sepanjang sisa tahun ini.


Bahkan, diperkirakan tren ini akan terus naik hingga tahun depan, saat program bantuan pembeli rumah dari pemerintah Buruh mulai berjalan.

Dikutip dari 9News, Selasa 13 Mei 2025, minggu lalu, tercatat ada 1.784 lelang rumah di kota-kota besar. Melbourne memimpin dengan 830 rumah dilelang dan tingkat penjualan 73,2 persen, sedikit menurun dari 74,4 persen minggu sebelumnya.

Sementara itu, Sydney mencatat tingkat penjualan 67,7 persen dari total 665 lelang. Ini menandai delapan minggu berturut-turut tingkat keberhasilan lelang di Sydney tetap di bawah 70 persen.

Kabar baik juga datang bagi pemilik rumah dengan kredit (hipotek). 

Selasa depan, Bank Sentral Australia (RBA) akan menetapkan suku bunga baru. Para ekonom memperkirakan RBA akan menurunkan suku bunga acuan sebesar 0,25 persen dari 4,1 persen saat ini. Namun, ada juga yang memprediksi pemangkasan bisa mencapai 0,5 persen, menjadi 3,6 persen.

Pemangkasan pertama suku bunga ini terjadi pada Februari lalu - yang pertama dalam hampir lima tahun. Pasar memperkirakan masih akan ada setidaknya tiga penurunan lagi tahun ini karena inflasi inti sudah kembali ke target bank sentral untuk pertama kalinya sejak 2021.

Prospek positif ini juga didukung oleh perkembangan global, termasuk respons positif pasar terhadap pembicaraan antara AS dan China soal tarif dagang era Donald Trump.

Kemenangan Partai Buruh sekaligus menjadikan Albanese sebagai Perdana Menteri Australia pertama yang memenangkan masa jabatan tiga tahun berturut-turut kedua dalam dua dekade.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya