Berita

Pertemuan Seskab Teddy dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Bruce Brazier, di Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta pada Senin, 12 Mei 2025/Ist

Politik

Seskab Ketemu Dubes Australia, Matangkan Persiapan Lawatan PM Albanese

SELASA, 13 MEI 2025 | 09:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sekretaris Kabinet (Seskab) Republik Indonesia, Teddy Indra Wijaya, menggelar pertemuan bilateral dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Bruce Brazier, di Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta.

Mengutip pernyataan pers Sekretariat Kabinet RI pada Selasa, 13 Mei 2025, pertemuan Teddy dan Brazier berlangsung kemarin Senin, 12 Mei 2025 dalam rangka mematangkan persiapan kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Australia, Anthony Albanese, ke Indonesia pada 14-16 Mei 2025.

"Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, telah bertemu dengan Duta Besar Australia untuk Republik Indonesia, Roderick Bruce Brazier, di Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta, untuk membahas agenda kunjungan PM Albanese," ungkap laporan tersebut. 


Kunjungan ini akan menjadi lawatan luar negeri pertama PM Albanese setelah kembali terpilih dalam pemilu federal Australia dan dijadwalkan untuk dilantik hari ini, Selasa, 13 Mei 2025.

Setelah menggelar upacara pelantikan, disebutkan bahwa Albenese akan langsung berangkat ke Indonesia pada Rabu malam, 14 Mei 2025. 

"PM Albanese yang baru saja terpilih kembali menjadi Perdana Menteri Australia ini, rencananya akan dilantik pada 13 Mei 2025, dan akan langsung berangkat memulai lawatan ke Indonesia keesokan harinya, pada 14 Mei 2025, malam hari,” demikian keterangan Sekretariat Kabinet.

Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan PM Albanese dijadwalkan berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta. 

Menurut laporan Sekertariat Kabinet, dalam pertemuan tersebut, kedua kepala negara akan membahas berbagai isu prioritas seperti kerja sama perdagangan, pendidikan, perubahan iklim, serta penguatan hubungan masyarakat antar kedua negara.

Pihak Sekretariat Kabinet berharap kunjungan resmi ini menghasilkan sejumlah kesepakatan konkret.

“melalui kunjungan ini diharapkan menghasilkan sejumlah kesepakatan konkret yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat kedua negara," lanjut pernyataan dari Sekretariat Kabinet.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya