Berita

Aramco/Net

Bisnis

Laba Saudi Aramco Anjlok 5 Persen di Kuartal I-2025. Imbas Lesunya Harga Minyak Dunia

SENIN, 12 MEI 2025 | 15:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Raksasa energi dunia, Saudi Aramco, kembali mencatat penurunan kinerja di tengah perlambatan pasar global. 

Dalam laporan keuangan kuartal I-2025, perusahaan minyak milik negara Arab Saudi itu membukukan laba bersih sebesar 26 miliar Dolar AS atau sekitar Rp429,53 triliun.

Angka tersebut merosot 5 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ketika Aramco mengantongi laba 27,3 miliar Dolar AS atau setara Rp451 triliun.


Mengutip CNBC International, Senin 12 Mei 2025, arus kas perusahaan pada tiga bulan pertama tahun ini tercatat 19,2 miliar Dolar AS, anjlok dari 22,8 miliar Dolar AS pada kuartal I-2024. Sementara itu, arus kas dari aktivitas operasional juga melemah menjadi 31,7 miliar Dolar AS, turun dibandingkan dengan 33,6 miliar Dolar AS tahun sebelumnya.

Pelemahan tersebut mengindikasikan tekanan yang terus membebani neraca keuangan Aramco, di tengah harga minyak mentah yang tak kunjung pulih serta permintaan global yang stagnan akibat tekanan ekonomi dan ketidakpastian perdagangan.

Pada Maret lalu, Aramco mengumumkan pemangkasan besar-besaran atas pembayaran dividen berbasis kinerja untuk kuartal IV-2024, dari sebelumnya 10,2 miliar Dolar AS menjadi hanya 200 juta Dolar AS.

Sementara itu, dividen dasar kuartal I-2025 - yang tidak mencakup komponen berbasis kinerja - naik tipis 4,2 persen secara tahunan menjadi 21,1 miliar Dolar AS. Namun secara keseluruhan, total dividen tetap mencatat penurunan, dari 31 miliar Dolar ASpada periode yang sama tahun lalu menjadi 21,36 miliar Dolar AS.

“Dinamika perdagangan global memengaruhi pasar energi sepanjang kuartal pertama 2025, dengan ketidakpastian ekonomi global menekan harga minyak,” kata CEO Aramco, Amin Nasser, dalam keterangan resminya.

Kondisi ini makin diperparah oleh kebijakan terbaru OPEC+. Pada awal Mei, aliansi produsen minyak itu kembali mengurangi target produksi untuk Juni 2025 sebesar 411.000 barel per hari, melanjutkan tren pemangkasan sejak awal tahun lalu yang mencapai total 2,2 juta barel per hari.

Sejumlah bank dan lembaga energi dunia juga mulai memangkas proyeksi harga minyak tahun ini. Badan Informasi Energi AS (EIA) memperkirakan harga rata-rata minyak mentah Brent akan berada di kisaran 65,85 Dolar AS per barel.

Morgan Stanley lebih pesimis, dengan menurunkan proyeksi harga menjadi 62,50 Dolar AS per barel untuk paruh kedua 2025 - lebih rendah dari perkiraan sebelumnya. Goldman Sachs bahkan memperkirakan rata-rata harga minyak mentah Brent akan menyentuh 60 Dolar AS per barel hingga akhir 2025, dan turun menjadi 56 Dolar AS per barel pada 2026.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya