Berita

Ilustrasi/KAI

Bisnis

KAI Catat Lonjakan Penumpang Saat Libur Waisak, Okupansi Tembus 124 Persen

SENIN, 12 MEI 2025 | 11:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan jumlah penumpang selama masa libur Hari Raya Waisak dan cuti bersama yang berlangsung sejak 9 hingga 14 Mei 2025. 

Pada puncaknya, yakni Sabtu 10 Mei 2025, tercatat sebanyak 207.479 penumpang menggunakan layanan kereta api KAI dalam sehari. Jumlah tersebut melampaui kapasitas tempat duduk yang disediakan, yakni 166.975 kursi, atau setara dengan tingkat okupansi 124 persen. 

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan, tingkat okupansi yang melebihi 100 persen terjadi karena adanya sistem overlapping occupancy, di mana satu kursi digunakan oleh lebih dari satu pelanggan dalam perjalanan yang berbeda-beda di lintas yang sama.


“Sistem naik-turun penumpang memungkinkan optimalisasi tempat duduk dalam satu hari operasional. Ini adalah keunggulan dari transportasi berbasis rel yang efisien dan berkapasitas tinggi,” ujar Anne dalam keterangannya, dikutip Senin 12 Mei 2025.

Anne menyebutkan, minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api meningkat sejak awal periode liburan. Hingga Minggu,penjualan tiket kereta jarak jauh telah mencapai 722.843 tiket, atau sekitar 87 persen dari total kapasitas. 

Sementara itu, tiket kereta lokal yang telah terjual mencapai 130.223, setara dengan 84 persen dari kapasitas tersedia.

“Penjualan tiket masih berlangsung dan kami perkirakan jumlahnya akan terus meningkat, khususnya menjelang akhir masa cuti bersama. Ini mencerminkan kepercayaan publik terhadap pelayanan yang kami hadirkan,” ujar Anne.

Secara total, selama periode libur panjang ini, KAI menyediakan 984.551 tempat duduk, terdiri dari 828.920 kursi kereta jarak jauh dan 155.631 kursi kereta lokal, termasuk penambahan perjalanan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

Adapun rincian volume harian penumpang kereta api selama periode libur sebagai berikut:

Jumat, 9 Mei: 190.477 penumpang dari 163.560 kursi (okupansi 116 persen)
Sabtu, 10 Mei: 207.479 penumpang dari 166.975 kursi (okupansi 124 persen)
Minggu, 11 Mei: 148.123 penumpang dari 167.549 kursi (okupansi 88 persen)
Senin, 12 Mei: 138.099 penumpang dari 167.382 kursi (okupansi 83 persen)
Selasa, 13 Mei: 117.491 penumpang dari 166.792 kursi (okupansi 70 persen)
Rabu, 14 Mei: 51.397 penumpang dari 152.293 kursi (okupansi 31 persen).

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya