Berita

Gedung Merah Putih KPK/RMOL

Hukum

Momentum Hari Waisak, KPK Harap Nilai-nilai Antikorupsi Semakin Tersebar

SENIN, 12 MEI 2025 | 10:03 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Melalui momentum Hari Raya Waisak, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap melalui para tokoh masyarakat dan tokoh agama, bahwa nilai-nilai antikorupsi semakin tersebar luas, dan tertanam menjadi karakter serta kepribadian setiap insan.

Hal itu disampaikan Jurubicara KPK, Budi Prasetyo dalam momentum Hari Raya Waisak pada hari ini, Senin, 12 Mei 2025.

Budi mengatakan, dalam menyebarkan dan mensosialisasikan nilai-nilai antikorupsi, KPK secara intens, dan kolaboratif melakukannya dengan pendekatan jalur pendidikan formal maupun informal.


Melalui pendidikan informal, kata Budi, KPK banyak berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk para tokoh masyarakat dan agama.

Apalagi nilai-nilai antikorupsi seperti kejujuran, kesederhaan, dan kerja sama, juga menjadi nilai-nilai yang telah mengakar dalam budaya masyarakat Indonesia, maupun dalam ajaran-ajaran agama di Indonesia.

"Demikian halnya dalam agama Buddha, yang hari ini sedang merayakan Hari Raya Waisak, yang juga mengajarkan sikap-sikap untuk tidak melakukan kebohongan, pengendalian hawa nafsu dan disiplin diri agar tidak hidup berlebihan, serta kepedulian terhadap sesama," kata Budi kepada wartawan, Senin 12 Mei 2025.

Dengan berpegang pada nilai-nilai luhur budaya dan agama, kata Budi, tentunya menjadi penguat bagi semuanya untuk terus merawat harmoni bermasyarakat yang antikorupsi.

Selain itu, kata Budi, melalui pendidikan antikorupsi, khususnya dalam perspektif ajaran agama, KPK juga telah merangkum dan menerbitkan berbagai materi “khotbah antikorupsi” dari perspektif berbagai agama di Indonesia pada laman aclc.kpk.go.id.

"KPK berharap, melalui para tokoh masyarakat, tokoh agama, nilai-nilai antikorupsi semakin tersebar luas, dan tertanam menjadi karakter serta kepribadian setiap insan," pungkas Budi.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya