Berita

Bus Tim Persik yang rusak usai dilempari batu oknum suporter Arema/Dok Kompas

Sepak Bola

Kalahkan Arema di Kanjuruhan, Bus Tim Persik Dilempari Oknum Suporter

SENIN, 12 MEI 2025 | 04:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Laga perdana Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, setelah selesai direnovasi ternoda oleh ulah oknum supoter mereka. 

Arema yang menamu Persik Kediri dalam lanjutan pekan ke-32 Liga 1 2025-2025 di Stadion Kanjuruhan, Minggu malam WIB 11 Mei 2025, harus menelan pil pahit. Singo Edan ditundukkan Singa Putih dengan skor telak 0-3.

Kekalahan ini tampaknya tak bisa diterima sejumlah oknum suporter. Bus pemain Persik Kediri pun jadi pelampiasan mereka saat keluar dari Stadion Kanjuruhan.


Dalam video yang beredar di media sosial, situasi mencekam terlihat saat bus tim Persik keluar sekitar 100 meter dari stadion. Bus yang membawa pemain dan ofisial Persik itu menjadi sasaran lemparan batu oleh sejumlah oknum suporter Arema.

Akibat aksi pelemparan ini, kaca bus bagian depan dan samping kiri pecah. 

Nahas, itu merupakan lokasi duduk pelatih dan asisten pelatih Persik. Pelatih Divaldo Alves dikabarkan mengalami memar, sedangkan asisten pelatihnya mengalami luka ringan.

"Kami menyayangkan kejadian tersebut di saat industri sepakbola kita sedang berbenah. Kami cukup kaget dengan kejadian ini, walaupun pemain ada yang mengalami luka ringan dan saat ini sedang dalam pemeriksaan," kata Manajer Persik, Mochamad Nur Ichsan, saat dihubungi, Minggu 11 Mei 2025.

"Kami berterima kasih banyak kepada para pihak yang telah membantu kami dan mendukung kami sampai kami bisa pulang ke kediri," sambungnya.

Saat keluar dari Stadion Kanjuruhan, tidak tampak ada pengawalan dari petugas keamanan. 

Sesampainya di hotel, seluruh skuad Persik dilakukan pemeriksaan medis. Termasuk pelatih Divaldo Alves yang mengalami luka. 

Mereka pun melanjutkan perjalanan pulang ke Kediri dengan pengawalan petugas Polres Malang.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya