Berita

Mantan Ketua MK Anwar Usman/Net

Politik

Anwar Usman Sedang Menahan Diri Tunggu Momen yang Tepat

MINGGU, 11 MEI 2025 | 23:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman, yang masih cooling down terkait putusan MK yang memuluskan Gibran Rakabuming Raka maju sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024 dinilai sebagai langkah hati-hati. 

Dalam pandangan analis politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, pernyataan Anwar Usman yang masih cooling down itu memiliki beberapa makna.

“Seseorang cooling down biasanya karena merasa momennya belum tepat untuk membuka perihal keputusan MK terkait usia calon wakil presiden,” kata Jamiluddin Ritonga kepada RMOL, Minggu, 11 Mei 2025.


“Sebab, kerap kali menyampaikan sesuatu dalam momen yang tidak tepat justru bisa menjadi bumerang,” sambungnya.

Jamiluddin berpendapat, cooling down yang dimaksud Anwar Usman bisa jadi sebagai usaha menahan diri untuk tidak menyampaikan hal sesungguhnya terkait putusan MK tersebut. 

“Anwar Usman ingin rehat dahulu membahas hal itu hingga momennya tepat. Karena itu, selama masa rehat tersebut Anwar Usman tampaknya akan berpuasa membicarakan seputar putusan MK tersebut,” ujarnya.

“Itu artinya, kotak pandora terkait putusan MK tak akan dibuka selama cooling down,” tutupnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya