Berita

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham/RMOL

Politik

Tak Perlu Pertemuan Formal, Golkar Persilakan PDIP Gabung Pemerintah

MINGGU, 11 MEI 2025 | 18:10 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pintu koalisi terbuka bagi PDIP jika ingin bergabung ke dalam pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka selama periode 2024-2029.

Salah satu partai terbesar pendukung Prabowo-Gibran, Golkar bahkan secara terbuka menyambut PDIP untuk masuk koalisi.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham menuturkan, selama alasannya kepentingan bangsa, Golkar tak masalah jika PDIP bergabung.


"Loh enggak ada masalah. Kita ini sesama anak bangsa, penghuni besar (bangsa) bagaimana merawat ini. Kalau kita satu visi kan lebih enak," kata Idrus Marham saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu, 11 Mei 2025.

Sebagai bagian dari pemerintah, Golkar memastikan akan menerima PDIP dengan tangan terbuka. Maka dari itu, ia berharap partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini tak perlu banyak seremoni jika ingin masuk di dalam pemerintahan 2024-2029.

"Kita bicarakan bersama, tidak usah ada semacam formal pertemuan, enggak usah lagi ada olahan-olahan. Hubungan-hubungan itu kan tidak harus ada nasi goreng (masakah yang pernah dibuat Megawati untuk Prabowo), gitu lah ya," sambungnya.

Belum lama ini PDIP menegaskan akan mendukung dan memperkuat pemerintahan Prabowo-Gibran. Namun dukungan tersebut akan dilakukan PDIP dari luar pemerintahan.

Sikap PDIP ini ditegaskan usai pertemuan Megawati dan Prabowo di rumah Ketum PDIP di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin, 7 April 2025.

Kedekatan dengan Prabowo juga kembali disinggung Megawati saat berpidato dalam acara Trisakti Tourism Award di Hotel Grand Sahid Jaya, Kamis, 8 Mei 2025.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya