Berita

Paus Leo XIV/Net

Dunia

Paus Leo XIV Sebut AI sebagai Ancaman Besar Umat Manusia

MINGGU, 11 MEI 2025 | 16:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Paus Leo XIV mengawali masa kepemimpinannya dengan seruan kuat mengenai ancaman yang ditimbulkan oleh kecerdasan buatan (AI) terhadap umat manusia. 

Dalam pidato pertamanya di hadapan Dewan Kardinal, Leo XIV mengidentifikasi AI sebagai salah satu tantangan paling kritis yang dihadapi dunia saat ini, menandai arah kepausannya yang menggabungkan kelanjutan visi Paus Fransiskus dengan fokus baru terhadap isu-isu kontemporer.

“Pada zaman kita sendiri, gereja menawarkan kepada setiap orang perbendaharaan ajaran sosialnya sebagai respons terhadap revolusi industri lainnya dan terhadap perkembangan di bidang kecerdasan buatan yang menimbulkan tantangan baru bagi pembelaan martabat manusia, keadilan, dan tenaga kerja,” kata Paus Leo XIV dalam pidato di Aula Sinode Baru Vatikan, seperti dimuat Reuters pada Minggu, 11 Mei 2025. 


Paus yang baru terpilih pekan lalu ini juga menjelaskan alasan pemilihan namanya, yang merujuk pada Paus Leo XIII tokoh penting dalam pemikiran sosial Katolik melalui ensiklik Rerum Novarum pada tahun 1891. 

Dengan merujuk pada tantangan revolusi industri masa lalu, Leo XIV menekankan bahwa AI kini menghadirkan tantangan sosial serupa namun dalam bentuk baru.

Dalam langkah simbolis yang mencerminkan akar spiritualnya, Paus Leo XIV melakukan kunjungan pertama sebagai paus ke tempat perlindungan Madonna di Genazzano, selatan Roma, lokasi yang sangat penting bagi ordo Agustinian, tempat asal spiritualitasnya. 

Setelah berdoa di gereja, ia menyapa warga dan menyampaikan bahwa mereka memiliki anugerah sekaligus tanggung jawab atas kehadiran Bunda Maria di tengah mereka.

Kembali ke Vatikan, Leo juga sempat berhenti berdoa di makam Paus Fransiskus di Basilika Santa Maria Maggiore, sebagai penghormatan kepada pendahulunya yang sangat dikaguminya.

Dalam pidato formalnya, Leo berkomitmen melanjutkan reformasi Konsili Vatikan Kedua dan menegaskan niat untuk meneruskan visi Paus Fransiskus mengenai gereja yang inklusif dan berpihak pada mereka yang paling kecil dan terbuang.

Paus Fransiskus sendiri di masa akhir kepausannya telah memperingatkan tentang risiko AI yang bisa mereduksi hubungan manusia menjadi sekadar algoritma, dan menyerukan adanya perjanjian internasional guna memastikan AI tetap berpusat pada nilai-nilai kemanusiaan.

Dengan pernyataan ini, Paus Leo XIV tampaknya hendak memposisikan Gereja Katolik sebagai suara moral yang aktif dalam diskursus global mengenai etika teknologi. 

Kepemimpinannya yang baru menunjukkan niat untuk tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga menanggapi persoalan-persoalan besar zaman modern dengan keberanian dan keprihatinan pastoral.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya