Berita

Kebersamaan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

PDIP Babak Belur Gara-gara Konflik Megawati-Jokowi

MINGGU, 11 MEI 2025 | 09:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pernyataan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri soal kondisi partainya yang babak belur pasca Pemilu 2024 dinilai pengamat politik Adi Prayitno sebagai pengakuan langka.

Pengakuan tersebut diungkapkan Megawati dalam pidatonya pada  acara Penganugerahan Trisakti Tourism Award (Desa Wisata) 2025 yang digelar di Puri Agung Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta pada Kamis malam, 8 Mei 2025.

Menurut analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu, pengakuan tersebut kali pertama disampaikan Megawati secara terbuka terkait hasil Pemilu yang mengecewakan PDIP.


Dalam pernyataannya, Megawati menyinggung bahwa ada pihak-pihak yang seharusnya menang namun justru kalah, termasuk pasangan calon presiden dan wakil presiden Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang diusung PDIP.

"Padahal kita tahu ada sejumlah provinsi yang dinilai sebagai kandang banteng misalnya di Jawa Tengah dan Bali," kata Adi lewat kanal YouTube miliknya, Minggu 11 Mei 2025.

Adi menyebut, kekalahan PDIP di Pilpres 2024 tak lepas dari konflik internal antara Megawati Soekarnoputri dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi.

"Ketika Jokowi memutuskan bergabung dengan Prabowo Subianto praktis sejak saat itu pemilih Jokowi yang awalnya bersama Ganjar secara perlahan migrasi besar-besaran," tandas Adi.




Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya