Berita

Mantan PM Korsel Han Duck-soo/Net

Dunia

Mantan PM Han Duck-soo Mundur dari Pencalonan Presiden Korsel

MINGGU, 11 MEI 2025 | 09:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mantan Perdana Menteri Korea Selatan Han Duck-soo resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari pencalonan presiden pada Minggu, 11 Mei 2025, hanya beberapa minggu sebelum pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Juni mendatang.

Keputusan ini mengakhiri persaingan internal yang menimbulkan keretakan di antara kubu konservatif, dan membuka jalan bagi Kim Moon-soo untuk memimpin kampanye Partai Kekuatan Rakyat (PPP).

Han, yang juga pernah menjabat sebagai penjabat presiden, muncul sebagai pesaing terakhir dalam perebutan pencalonan dari partainya, menggoyahkan posisi Kim yang telah lebih dulu dipilih dalam konvensi partai. 


Namun dalam pemungutan suara internal pada Sabtu, 10 Mei 2025, anggota partai memilih mempertahankan Kim sebagai kandidat resmi.

Dalam konferensi pers yang digelar pagi ini, Han menyampaikan keputusannya dengan nada damai dan penuh penerimaan. 

“Saya dengan rendah hati menerima segalanya. Saya berharap Tuan Kim Moon-soo memenangkan pemilihan dadakan ini demi masa depan negara dan stabilitas partai," ujar Han, seperti dimuat Reuters.

Pengunduran diri Han meredakan ketegangan yang sempat memecah suara di antara pendukung konservatif, setelah upaya penyatuan antara dirinya dan Kim gagal dalam serangkaian pembicaraan selama sepekan terakhir.

Kim Moon-soo, yang secara resmi mendaftar sebagai kandidat PPP pada pagi yang sama, kini menjadi satu-satunya kandidat konservatif untuk melawan Lee Jae-myung dari Partai Demokrat, yang saat ini memimpin jajak pendapat.

Pemilihan mendadak ini diadakan menyusul pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol pada April lalu, setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa ia melanggar tugasnya dalam pengumuman darurat militer pada Desember 2024.

Dengan Han mundur, partai konservatif kini berupaya menyatukan basis pendukung untuk mengejar ketertinggalan dari kandidat oposisi.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya