Berita

Pemimpin Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Lebak Agung Trisakti berbincang dengan petani/Ist

Nusantara

Bulog Kancab Lebak Sukses Bikin Petani Tersenyum

SABTU, 10 MEI 2025 | 23:41 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Perum Bulog Kantor Cabang Lebak membuktikan komitmennya dalam mendukung Program Asta Cita Pemerintah. 

Dalam upaya mewujudkan swasembada pangan, Perum Bulog Kancab Lebak telah melakukan penyerapan hasil panen petani dalam negeri di Wilayah Lebak dan Pandeglang dengan harga Rp6.500/kg.

Pemimpin Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Lebak Agung Trisakti mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian target penyerapan gabah/beras yang ditetapkan Kantor Pusat. 


“Pada tahun ini, Alhamdulillah Perum Bulog Kantor Cabang Lebak mampu menyerap hasil panen petani sebanyak 30.300 ton Gabah Kering Panen/GKP atau 18.500 ton setara beras dengan harga Rp. 6.500/kg GKP. Melalui penyerapan gabah/beras oleh Perum Bulog, diharapkan kesejahteraan petani semakin meningkat dan swasembada pangan dapat tercapai.” kata Agung kepada awak media, Sabtu, 10 Mei 2025.

Agung menjelaskan bahwa, penyerapan gabah/beras ini berlangsung selama musim panen raya dan akan terus dilakukan jika masih terdapat panen pada lokasi-lokasi tertentu. 

Menurut dia,  Perum Bulog Kancab Lebak juga mengapresiasi kepada seluruh stakeholder yang terlibat, kepada para Babinsa dan PPL yang sudah banyak membantu di lapangan, serta memastikan bahwa proses penyerapan gabah/beras dilakukan secara efektif dan efisien.

Sementara itu, di tempat terpisah, Ketua Kelompok Tani Multi Tani 2 Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung Suryani mengaku bahwa petani merasa senang karena Bulog menerima GKP dengan harga baik, yakni Rp6.500 per kilogram. 

Harga tersebut, kata Suryani, jelas menguntungkan petani dengan harga Gabah Kering Petani (GKP-red) yang diserap Bulog sebesar Rp6.500 per kilogram.

“Jika harga GKP dibeli pada harga Rp6.500 per kilogram tentu ini menguntungkan petani,” tutup Suryani.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya