Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

Kerja Sama Antar Instansi Intelijen Efektif Berantas Premanisme

SABTU, 10 MEI 2025 | 23:11 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Wacana kerja sama antara Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dirasa perlu dalam memberantas aksi premanisme yang marak terjadi.

Apalagi sampai membuat iklim investasi terhambat dan berdampak pada perekonomian di Indonesia.

"Dalam mengidentifikasi dan menangani premanisme yang berkamuflase dalam bentuk organisasi masyarakat (ormas) merupakan langkah responsif yang secara normatif dapat dibenarkan. Upaya ini mencerminkan kesadaran lintas sektor bahwa ancaman terhadap keamanan nasional tidak lagi terbatas pada bentuk konvensional, melainkan juga merambah ke spektrum nontradisional yang memerlukan respons kolaboratif," kata Co-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi kepada RMOL Sabtu, 10 Mei 2025.


Lanjut dia, dalam konteks hukum, kolaborasi antar lembaga intelijen negara telah diakomodasi oleh Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara. 

UU itu berisi aturan bahwa intelijen negara diselenggarakan oleh sejumlah institusi sesuai dengan lingkup dan fungsi masing-masing. 

Masih kata Khairul, BIN bertanggung jawab atas fungsi intelijen dalam dan luar negeri, termasuk pengumpulan dan analisis informasi strategis yang berkaitan dengan ideologi, politik, ekonomi, sosial, dan keamanan nasional secara umum.

"BIN juga memiliki fungsi koordinatif atas seluruh penyelenggara intelijen lainnya serta diberi wewenang penggalian informasi lebih jauh dalam kasus-kasus yang menyangkut kepentingan nasional," jelasnya.

Sementara BAIS, menurut Khairul, sebagai bagian dari intelijen TNI memiliki mandat khusus di ranah pertahanan dan militer. 

Lingkup kerjanya mencakup intelijen strategis yang mendukung operasi militer, pengamanan wilayah perbatasan, deteksi ancaman militer eksternal, serta analisis situasi regional yang berdampak terhadap pertahanan nasional. 

"BAIS juga menjalankan kontra-intelijen di lingkungan militer untuk melindungi kepentingan strategis TNI," ungkap dia.

Sambungnya, Baintelkam Polri menyelenggarakan fungsi intelijen kepolisian yang berfokus pada keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 

"Intelkam berperan dalam mendeteksi potensi konflik sosial, kejahatan terorganisir, penyebaran paham radikal, hingga kegiatan yang dapat menimbulkan gangguan stabilitas sosial dan hukum," jelasnya lagi.

Dengan adanya kerja sama ini, Khairul yakin pemberantasan premanisme hingga ke akar dapat terwujud.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya