Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Demi Tetap Jualan di China, Nvidia Rela Downgrade Chip H20

SABTU, 10 MEI 2025 | 14:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Nvidia terus berusaha mempertahankan pasar China di tengah pembatasan ekspor dari Amerika Serikat (AS), salah satunya dengan memodifikasi chip kecerdasan buatan (AI) mereka, H20.

Menurut tiga sumber yang dikutip Reuters, Nvidia berencana meluncurkan versi downgrade dari chip H20 khusus untuk pasar China dalam dua bulan ke depan.

"Nvidia sudah memberi tahu pelanggan utama di China, termasuk penyedia layanan cloud besar, bahwa versi modifikasi chip H20 akan dirilis pada Juli," kata dua sumber.


Chip H20 yang diturunkan performanya ini adalah bagian dari strategi Nvidia agar tetap bisa beroperasi di China - salah satu pasar terpenting - di tengah upaya AS membatasi akses China terhadap teknologi semikonduktor canggih.

Sebelumnya, H20 merupakan chip AI terkuat buatan Nvidia yang masih boleh dijual ke China. Namun, bulan lalu pemerintah AS menyatakan bahwa chip ini memerlukan lisensi ekspor, yang pada akhirnya membuatnya tak bisa lagi dipasarkan secara bebas di sana.

Salah satu sumber mengatakan bahwa Nvidia sudah membuat batasan teknis baru sebagai panduan untuk desain chip versi modifikasi. 

"Versi baru ini akan jauh lebih lemah dari H20 asli, termasuk kapasitas memori yang jauh lebih kecil," ujarnya.

Sumber lain menambahkan bahwa pelanggan bisa mengubah konfigurasi modul untuk menyesuaikan performa chip sesuai kebutuhan mereka.

China menyumbang pendapatan sekitar 17 miliar Dolar AS atau 13 persen dari total penjualan Nvidia pada tahun fiskal yang berakhir 26 Januari lalu.

Menandakan betapa pentingnya pasar ini, CEO Nvidia, Jensen Huang, bahkan sempat mengunjungi Beijing bulan lalu, hanya beberapa hari setelah AS mengumumkan aturan lisensi baru untuk chip H20.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Mudik Gratis 2026 Pemprov Jabar, Berikut Rute dan Cara Daftarnya

Sabtu, 21 Februari 2026 | 14:13

DPR Komitmen Kawal Pelaksanaan MBG Selama Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:32

Harga Minyak Bertahan di Level Tertinggi Enam Bulan, Dibayangi Ketegangan AS-Iran

Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:21

DPR Soroti Impor Pickup Kopdes Merah Putih

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:58

Prabowo Temui 12 Raksasa Investasi Global: “Indonesia Tak Lagi Tidur”

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:49

DPR Tegaskan LPDP Harus Tegakkan Kontrak di Tengah Polemik “Cukup Saya WNI, Anak Jangan”

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:26

Pemerintah Inggris Siap Hapus Andrew dari Daftar Pewaris Takhta

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:14

Kemenag: Tidak Ada Kebijakan Zakat untuk MBG

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:04

Korban Banjir Lebak Gedong Masih di Huntara, DPR Desak Aksi Nyata Pemerintah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25

Norwegia Masih Kuat di Posisi Puncak Olimpiade, Amerika Salip Tuan Rumah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya