Berita

Ilustrasi senjata nuklir/Net

Politik

Konflik Memanas, India dan Pakistan Dinilai Tidak Akan Gunakan Senjata Nuklir

SABTU, 10 MEI 2025 | 05:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketegangan antara India dan Pakistan membuat banyak negara khawatir karena kedua negara tersebut diketahui memiliki senjata nuklir.

Namun, anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, menilai skenario penggunaan senjata nuklir oleh India maupun Pakistan itu sangat kecil terjadi.

"Saya meyakini, para pemimpin di India maupun Pakistan masih menggunakan pikiran yang rasional dengan mempertimbangkan berbagai risiko," ucap Sukamta kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 9 Mei 2025.


Sukamta menyebut kedua pihak selama ini memiliki kebijakan dan mendeklarasikan tidak akan menggunakan nuklir terlebih dahulu.

"Juga ada histori, beberapa konflik terkait wilayah Kashmir dan perbatasan selama ini tidak meluas dan mampu diselesaikan di meja perundingan," tutupnya.

Skenario perang nuklir antara India dan Pakistan muncul seiring situasi kedua negara itu yang kembali memanas pascapenembakan di Kashmir India bulan lalu. Insiden tersebut memicu serangan ke Pakistan oleh New Delhi.

Hubungan kedua negara Asia Selatan itu memanas setelah adanya serangan teroris di resor Pahalgam Kashmir yang menewaskan 26 orang wisatawan.

India menuding aksi itu dilakukan oleh kelompok teroris yang dibekingi Pakistan, yang membuat New Delhi kemudian melancarkan aksi serangan ke tetangganya itu pada Rabu, 7 Mei 2025.

Hingga saat ini, kedua belah pihak masih dalam aksi saling serang. Ketegangan ini merupakan eskalasi terbaru, sejak kedua negara bentrok pada 2019 lalu.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya