Berita

Partai Persatuan Pembangunan (PPP)/RMOL

Politik

Kader PPP Tolak Caketum dari Luar Partai

JUMAT, 09 MEI 2025 | 22:31 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang akan digelar tahun ini harus menjadi momentum kebangkitan di Pemilu 2029.

Wakil Ketua DPC PPP Jakarta Selatan Rahmat Somad mengatakan, Muktamar X harus mengevaluasi hasil Pemilu 2024 dimana untuk pertama kalinya kader Ka'bah tidak lolos ke Senayan.

"Di daerah sebetulnya kursi PPP stabil, bahkan ada yang mengalami peningkatan, termasuk Pilkada 2024 kemarin banyak kader PPP terpilih menjadi kepala daerah," kata Rahmat kepada wartawan, Jumat 9 Mei 2025.


Ia berharap Muktamar PPP berjalan lancar dan tidak lagi menjadi sumber perpecahan baru.

"Sekarang saatnya kader, pengurus dan segenap elemen partai bersatu padu dan bersinergi membesarkan kembali PPP," kata Rahmat.

Terkait calon ketua umum PPP, Rahmat menyoroti manuver sejumlah elite partai yang memunculkan kandidat dari luar.

Misalnya nama mantan KSAD Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, hingga mantan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.

"Kenapa para elite PPP mengasong kemana-mana. Siapa aja dirayu untuk ngambil PPP. Seolah-olah PPP murah banget," sesal Rahmat.

Rahmat meyakini PPP tidak kekurangan kader internal yang mampu membesarkan partai. Seperti Waketum PPP M Amir Uskara, politikus muda PPP Achmad Baidowi, mantan Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno, mantan Wamenag Saiful Rahmat Dasuki, hingga Plt Ketua Umum PPP M Mardiono.

"Kader PPP jangan terprovokasi dengan mainannya oknum elite PPP dengan berbagai agenda pribadinya. Biarkan kami memilih pemimpin yang asli kader tulen PPP bukan orang luar yang ingin menunggangi PPP," tutup Rahmat.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya