Berita

Anggota Komisi X DPR Verrell Bramasta/Ist

Politik

Verrell Bramasta: Upaya Pembinaan Siswa Harus Tetap Edukatif

JUMAT, 09 MEI 2025 | 18:37 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Setiap kebijakan pendidikan pada prinsipnya harus tetap menjunjung prinsip berpihak kepada peserta didik serta menghargai nilai-nilai kemanusiaan dan psikologis.

Begitu dikatakan Anggota Komisi X DPR Verrell Bramasta menanggapi dinamika terkait wacana pembinaan siswa melalui pendekatan barak militer.

Verrell menyampaikan bahwa kritik terhadap pendekatan pembinaan tidak selalu berarti penolakan total. Justru, sebagai wakil rakyat, ia berkomitmen untuk memastikan setiap kebijakan benar-benar berpihak pada kepentingan terbaik siswa.


"Kritik bukan soal menolak, tapi bagian dari upaya mengawal kebijakan agar tetap adil, efektif, dan tidak melukai psikologis anak didik kita. Kami mendukung program yang berpihak, sambil terus membuka ruang untuk mendengar berbagai aspirasi," ujar Verrell kepada wartawan, Jumat 9 Mei 2025.

Dalam konteks wacana pembinaan barak, Verrell mengingatkan pentingnya keterlibatan berbagai pemangku kepentingan termasuk pendidik, psikolog, orang tua, dan siswa sendiri agar kebijakan tidak berjalan secara sepihak.

"Pendekatan dalam pendidikan tidak bisa dipaksakan satu model untuk semua. Apalagi jika menyangkut perkembangan karakter dan mental remaja," tuturnya.

Legislator PAN ini juga menilai meningkatnya partisipasi publik dalam isu ini adalah hal positif dalam demokrasi. 

"Kami terbuka terhadap semua aspirasi. Justru itu tugas kami menyerap, menyuarakan, dan mengawasi. Mari lihat isu ini secara utuh, bukan sepotong-sepotong," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya